Surabaya Jadi Transit Distribusi PCC

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 20 Sep 2017 13:24 WIB
pil maut pcc
Surabaya Jadi Transit Distribusi PCC
Polisi menyita jutaan pil PCC dari sebuah rumah distribusi di Surabaya, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Surabaya: Polisi menggeledah rumah di Surabaya, Jawa Timur, yang menjadi tempat penyimpanan 1,2 juta butir pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC). Menurut Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, Surabaya menjadi transit distribusi obat penenang itu.

Rumah tersebut ditempati HS. Rumah berlokasi di kawasan Wisma Permai Timur, Mulyorejo, dan digeledah Mabes Polri kemarin.

Baca: 1,2 Juta Butir PCC Disimpan di Sebuah Rumah di Surabaya

"Kabarnya jaringannya di Purwokerto, Jawa Tengah dan Jakarta. Kami akan tetap back up agar peredaran PCC tak makin meluas," kata Kapolda usai acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Rabu 20 September 2017.

Kapolda menegaskan peredaran PCC meresahkan. Terlebih, penyalahgunaan PCC mengakibatkan puluhan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara, tak sadarkan diri. Bahkan satu remaja meninggal lantaran dalam pengaruh zat halusinasi dari PCC.

Polisi, lanjut Kapolda, terus memburu pembuat dan pengedar PCC. Ia mencontohkan penangkapan di Purwokerto.

"Sudah ada produsen yang dibekuk, termasuk di Purwokerto. Juga penggerebekan di Surabaya," ungkap Kapolda.

Menurut Kapolda, Surabaya menjadi transit peredaran PCC yang dibuat di Purwokeeto. Kemudian pelaku mengedarkan obat tersebut ke Indonesia bagian timur.

"Bisa jadi, (peristiwa) yang di Kendari, obatnya dari sini (Surabaya)," tutur Kapolda.

Selasa 19 September 2017, Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek rumah di Mulyorejo, Surabaya. Polisi menemukan 36 roll bertuliskan obat PCC; 32 karung berisi kurang lebih 1,2 juta butir pil; 10 jarung berisi plastik kemasan zenith; 7 karton berisi 35.000 butir obat carnophen; 1 buah mesin press plastik, dan 100 botol berisi 100.000 butir dextrometeophan.


(RRN)