Mahasiswa Dilibatkan dalam Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera

Daviq Umar Al Faruq    •    Jumat, 25 May 2018 19:30 WIB
pertanian
Mahasiswa Dilibatkan dalam Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera
Mahasiswa Universitas Brawijaya mengikuti kuliah umum dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pembicara, Jumat, 25 Mei 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melibatkan mahasiswa pada program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja). Program Bekerja merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian.

"Bukan rencana lagi mahasiswa terjun di dalam program Bekerja, mereka sudah turun dalam bentuk pendampingan," katanya usai menjadi pembicara di Universitas Brawijaya, Malang, Jumat 25 Mei 2018.

Mentan mengatakan program ini fokus pada peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja pada sektor pertanian maupun informal. Dengan adanya program Bekerja ini, Amran berharap dapat menekan angka kemiskinan nasional.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga tengah menggencarkan modernisasi pertanian di Indonesia. Modernisasi pertanian adalah jawaban atas tuntutan serta dorongan untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045.

"Modernisasi pertanian harus dilanjutkan mutlak. Karena itu bisa menurunkan biaya produksi, meningkatkan planting index, meningkatkan produktifitas dan meningkatkan  kesejahteraan petani," bebernya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menggelontorkan ribuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke seluruh pelosok Tanah Air dan mereka mengklaim upaya tersebut adalah rekor terbanyak sepanjang sejarah pertanian Indonesia. 

"Hampir seluruh Indonesia sudah modernisasi pertanian. Seluruh kabupaten kota sudah terjangkau," pungkasnya.


(RRN)