Polres Minta Blokade Jalan Antardesa Dibuka

   •    Kamis, 06 Dec 2018 10:41 WIB
jalan rusak
Polres Minta Blokade Jalan Antardesa Dibuka
Kapolres Lumajang mendatangi lokasi blokade antarjalan di Desa Urang Gantung, Rabu malam, 5 Desember 2018, dok istimewa

Lumajang: Polres Lumajang, Jawa Timur, meminta warga tak lagi menutup akses jalan di Desa Urang Gantung, Kecamatan Candipuro. Sebab aksi itu membuat pengendara merugi.

Aksi tutup jalan terjadi pada Rabu, 5 Desember 2018. Warga menumpukkan batu di jalan yang menjadi akses tercepat menuju Desa Jugosari itu. Mereka menuntut pemerintah membangun akses khusus armada pengangkut pasir. Sebab, kendaraan pengangkut pasir membuat jalan antardesa rusak.

Mendengar kabar itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhamad Arsal Sahban meminta warga membuka akses tersebut. Arsal meminta warga tak lagi menutup jalan.

"Bapak-bapak, mari selesaikan masalah ini dengan kepala dingin. Jangan sedikit-sedikit blokade begini. Saya mengerti perasaan bapak, saya juga tetap memperjuangkan hak bapak. Tapi ayolah jangan menutup jalan seperti ini. Kita haus sama-sama memikirkan saudara kita yang rumahnya berada di selatan blokade," pinta Arsal.

Arsal berjanji menuntaskan masalah tersebut. Yang penting, katanya, warga tak membuat aksi anarkistis.

Jalan yang ditutup merupakan akses tercepat bagi armada truk bermuatan pasir dari lokasi penambangan menuju jalan raya. 

Namun warga menolak angkutan tersebut. Alasannya jalan di depan rumah warga rusak. Saat musim panas, jalan berdebu. Saat musim hujan, kubangan terjadi di jalan.



(RRN)