Puluhan Desa Unjuk Gigi Inovasi di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 08 Nov 2018 19:32 WIB
dana desa
Puluhan Desa Unjuk Gigi Inovasi di Sidoarjo
Pembukaan Bursa Inovasi Desa (BID) 2018, Gelora Tennis Indoor Sidoarjo, Jawa Timur. Medcom.id/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Sebanyak 48 video capturing inovasi desa dipamerkan dalam ajang Bursa Inovasi Desa (BID) 2018, Gelora Tennis Indoor Sidoarjo, Jawa Timur. Puluhan desa tersebut diidentifikasi Tim Inovasi Kabupaten Sidoarjo dari 322 desa yang ada.

Ajang Bursa Inovasi Desa ke-2 ini dihadiri ratusan Pemerintah Desa sebagai peserta aktif. Sebanyak 48 video yang dipamerkan dalam bursa inovasi desa akan dijadikan 'menu lokal' di desa lain.

Inovasi yang ada akan diverifikasi dan divalidasi Satuan Kerja Provinsi Jawa Timur hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Inovasi yang baik akan diduplikasi ke desa lain se-Indonesia.

"Semoga capturing ide inovasi di Sidoarjo ini ada yang bisa menjadi menu inovasi di tingkat nasional," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) P3A KB, Sidoarjo, Moh. Ali Imron, Kamis, 8 November 2018.

Program Inovasi Desa diinisiasi Kemendes PDTT untuk mendorong kemunculan inovasi dan pembaruan pemanfaatan dana desa. Kegiatan yang juga didukung Bank Dunia ini juga diharap menjadi transfer pengetahuan yang sistematis, terencana, dan partisipatif.

"Sehingga, terdapat proses peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan dan pengelolaan pembadara. Sasarannya, yakni sumber daya manusia, kewirausahaan dan infrastruktur," kata dia.

Beberapa inovasi desa yang muncul di antaranya inovasi desa wisata di Banjar Panji dan batik lumpur dari Kalidawir Tanggulangin; inovasi kedaulatan pangan dari Kalimati; 'Desa Perkutut' dari Sebani; inovasi teknologi dari Berbek Waru; dan, seni pembuatan batik dari Bungurasih.

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.


(SUR)