90 Rumah di Sumenep Rusak Akibat Diterjang Puting Beliung

Rahmatullah    •    Selasa, 21 Nov 2017 12:24 WIB
puting beliung
90 Rumah di Sumenep Rusak Akibat Diterjang Puting Beliung
Atap bangunan di Sumenep hancur setelah diterjang putting beliung. Foto:Rahmatullah

Sumenep: Angin puting beliung yang mengamuk kawasan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin 20 November kemarin merusak 90 rumah. Dari jumlah tersebut, 1 rumah dipastikan rusak total, 6 rumah rusak berat, lalu 11 rumah rusak sedang, dan 72 rumah rusak ringan.

Rumah rusak tersebut tersebar di Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota, Desa Marengan Laok dan Kertasada Kecamata Kalianget. Rata-rata rumah warga rusak di bagian atap. Bahkan ada atap rumah warga beterbangan hingga puluhan meter.

“Selain rumah warga, ada dua gudang penyimpanan garam juga rusak,” kata Kapolres Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora, Selasa 21 November 2017.

Baca: Lima Desa di Sumenep Diterjang Puting Beliung

Pinora mengaku sudah memberikan petunjuk kepada para korban bencana untuk menghitung kerugian. Hal itu bisa dijadikan pijakan untuk diajukan mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat. Dia sendiri menaksir kerugian material mencapai Rp88.500.000.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget Sumenep mengimbau warga lebih berhati-hati terhadap potensi adanya angin puting beliung. Di musim peralihan seperti saat ini, angin kencang berpotensi kembali mengancam wilayah yang sudah biasa dilanda bencana tersebut.

“Puting beliung sering muncul di masa-masa peralihan seperti saat ini. Kalau sudah musim hujan malah menghilang,” kata Pengamat Meteorologi BMKG Kalianget Sumenep, Agus Arif Rahman.

Dia memperdiksi hujan lebat akan turun saat memasuki akhir bulan Desember mendatang. Bahkan kemungkinan akan menyebabkan luapan banjir di lokasi-lokasi yang sudah terbiasa tergenang banjir.



(ALB)