Pemkot Surabaya Target 300 Ribu KTP-el Tuntas Tahun Ini

Amaluddin    •    Senin, 12 Feb 2018 17:25 WIB
pelayanan e-ktpktp
Pemkot Surabaya Target 300 Ribu KTP-el Tuntas Tahun Ini
Ilustrasi KTP-el/ANT/Irwansyah Putra

Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menarget penyelesaian KTP elektronik (KTP-el) tuntas akhir tahun 2018. Hingga saat ini, warga Surabaya yang sudah memiliki KTP-el sekitar 1.998.653 orang dari jumlah penduduk Kota Surabaya yang wajib KTP-el, yakni 2.348.536 jiwa. 

"Sementara sebanyak 349.883 orang belum merekam KTP-el, dan kami target selesai akhir tahun ini (2018)," kata Kepala Seksi Identitas Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Laily Susanti, dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Senin, 12 Februari 2018.

Laily mengatakan pihaknya saat ini terus berupaya melakukan strategi percepatan perekaman KTP-el kepada warga di wilayahnya yang belum melakukan perekaman. Di antaranya, melakukan perekaman kepada orang-orang yang berada di dalam penjara, mendatangi sekolah-sekolah SMA, bekerjasama dengan kecamatan dan kelurahan untuk mensosialisasikan kepada warga Surabaya.

"Kemudian kami juga mendatangi para lansia yang berada di rumah sakit serta liponsos," ujarnya.

Laily optimistis penyelesaian KTP-el di Surabaya tuntas tahun ini. Ini menyusul Dispendukcapil telah menerima pasokan blangko KTP dari pemerintah pusat sebesar 20 ribu keping. "Nah, tambahan blangko tersebut nantinya akan disebar ke 31 kecamatan di Surabaya. Masing-masing kecamatan akan menerima blangko yang jumlahnya tidak sama. Ada yang 1.000 ada yang 700," ujar Laily. 

Menurut Laily, ada sejumlah kendala sehingga banyak warga di Surabaya belum melakukan perekaman e-KTP. Antara lain karena alat cetak perekaman e-KTP yang tersebar di 31 kecamatan di Surabaya rusak. "Ada sekitar empat alat rekam yang rusak, dan sisanya sekitar 14 alat masih berfungsi," katanya.

Adapun 14 kecamatan yang saat ini memiliki alat cetak perekaman e-KTP diantaranya, Kecamatan Sawahan, Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Wonocolo, Kecamatan Wiyung, Kecamatan Sukolilo, Kecamatan Tandes, Kecamatan Sukomanunggal, Kecamatan Semampir, Kecamatan Mulyorejo, Kecamatan Pabean Cantian, Kecamatan Kenjeran, Kecamatan Gubeng, Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Pakal.

Hingga saat ini, warga Surabaya yang sudah memiliki e-KTP sekitar 1.998.653 orang dari jumlah penduduk Kota Surabaya yang wajib e-KTP, yakni 2.348.536 jiwa. Sedangkan warga Surabaya yang belum merekam e-KTP sekitar 300 ribu orang.

Jika terdapat warga yang belum merekam e-KTP, maka tidak bisa dilayani oleh instansi pemerintah dan lembaga mana pun. Mereka akan kesulitan mengurus surat-surat dan syarat administrasi lainnya. Misalnya, tidak bisa mengurus kredit ke bank, membuat SIM, surat kelahiran, surat kematian, sertifikat tanah dan bangunan, boarding di pesawat, naik kereta api, maupun check in di hotel.


(ALB)