Kasus Ijazah Palsu, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Dituntut 2 Tahun Bui

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 20 Oct 2016 08:46 WIB
ijazah palsu
Kasus Ijazah Palsu, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Dituntut 2 Tahun Bui
Persidangan kasus ijazah palsu di Pengadilan Negeri Sidoarjo. (Foto: MTVN/Syaikhul)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Wakil Ketua DPRD Sidoarjo non aktif, M Rifai dituntut dua tahun penjara atas kepemilikan ijazah palsu. Jaksa penuntut umum (JPU) menilai Rifai terbukti secara sah dan meyakinkan telah menggunakan gelar sarjana hukum palsu di kartu tanda penduduk (KTP).

"Terdakwa juga terbukti secarah sah dan meyakinkan menggunakan gelar palsu. Meminta majelis hakim menjatuhi hukuman 2 tahun penjara," terang Ketua tim JPU I Wayan Sumertayasa, di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu (19/10/2016).

Jaksa menilai M Rifai melanggar Pasal 69 UU Sistem Pendidikan Nasional. Bahkan terdakwa menggunakan gelar tersebut untuk mendaftar sebagai anggota DPRD pada 2014 lalu. Padahal, M Rifai belum mendapatkan gelar sarjana dari Universitas Yos Sudarso Surabaya. 

"Terdakwa telah menggunakan gelar SH palsu. Padahal, terdakwa tak berhak menggunakan gelar itu," imbuh jaksa.

Hal yang memberatkan terdakwa, lanjut Wayan, terdakwa tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa tidak pernah terlibat kasus hukum dan kooperatif dalam penyidikan maupun persidangan.



(MEL)