Keluarga Konsultasi ke Polisi soal RS Siti Khodijah Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 31 Jan 2018 18:02 WIB
malapraktik
Keluarga Konsultasi ke Polisi soal RS Siti Khodijah Sidoarjo
Keluarga konsultasi ke polisi soal RS Siti Khodijah Sidoarjo, Rabu 31 Januari 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Keluarga Supariyah berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, untuk mengusut dugaan penelantaran pasien dan malapraktik di Rumah Sakit Siti Khodijah. Mereka juga membantah tudingan manajemen rumah sakit yang menyebutkan ahli waris Supariyah menyebarkan berita bohong atau hoax.

Achemat Yunus, kuasa hukum keluarga Supariyah, menilai tudingan manajemen rumah sakit itu mengerdilkan usaha ahli waris untuk mendapatkan keadilan. Lantaran itu, keluarga dan Yunus berkonsultasi dengan kepolisian untuk menjawab rasa keadilan.

Kasus di RS Siti Khodijah ramai di media sosial. Video berisi keluarga pasien menumpahkan amarah kepada dokter dan suster di rumah sakit itu viral. Rekaman berdurasi 3 menit 11 detik.

Baca: RS Siti Khodijah Sembrono Diduga Menyuntik Mayat

Keluarga pasien menduga suster berlaku sembrono. Dia berani menyuntik pasien yang sudah tak bernyawa alias wafat. Korban bernama Supariyah, 40, asal Jalan Suningrat, Desa Ketegan Kecamatan Taman Sidoarjo. 

Yunus mengatakan teman pun beranggapan video itu hoax. Yunus menilai itu sebagai bagian dari hak berpendapat.

"Tapi yang sebenarnya adalah rekaman itu dilakukan secara spontan pada 21 Desember 2017, setelah mengetahui ibu Supariyah meninggal dunia. Sehingga pihak keluarga melakukan protes kepada pihak rumah sakit. Suasana paviliun malam itu menjadi ramai dan gaduh," kata Yunus.

Yunus mengaku mengumpulkan bukti terkait video itu. Pihak keluarga mengantongi video asli yang berdurasi 9 menit. 

Lihat video:



(RRN)