Mobil Listrik Rakitan Mahasiswa Politeknik Untag Surabaya bakal Dilombakan

Syaikhul Hadi    •    Senin, 20 Nov 2017 14:00 WIB
mobil listrikbeasiswa osc
Mobil Listrik Rakitan Mahasiswa Politeknik  Untag Surabaya bakal Dilombakan
Mobil listrik rakitan Politeknik Untag Surabaya diuji coba mobil listrik buatan mahasiswa, Senin, 20 November 2017.

Surabaya: Mahasiswa Politeknik Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya berhasil menciptakan mobil listrik. Mobil ramah lingkungan tersebut rencananya akan diikutsertakan dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) di Politeknik Bandung. 

Kompetisi tersebut bakal digelar pada Kamis, 23 hingga 25 November mendatang. Direktur Politeknik Untag Surabaya, Gatut Budiono mengatakan, peluncuran mobil listrik ini sebagai lembaga vokasi bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kreativitas mahasiswa politeknik. 

Apalagi, tren saat ini dinilai semakin minimnya ketersediaan bahan bakar. Sehingga diperlukan upaya pemindahan dari bahan bakar menjadi energi listrik. 

"Maka jadilah mobil listrik ini. Mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memulainya dari nol. Bagaimana rangkanya, desain, dan kapasitas motor listriknya pun juga kami hitung," jelas Gatut, saat meluncurkan mobil listrik di halaman Kampus Politeknik Untag Surabaya, Senin, 20 November 2017. 

Rencananya mobil listrik ini akan diberangkatkan pada hari ini, sekaligus diuji coba guna memastikan setiap komponen dapat bekerja dengan baik. Dalam pembuatan mobil listrik ini, mahasiswa yang terdiri dari 10 tim, baik dari kalangan mahasiswa jurusan listrik dan manufacto, pembimbing dan tim laboran (pegawai laboratorium) mampu menyelesaikan dalam kurun waktu delapan bulan. 

"enam bulan untuk penghitungan dan desain, sedangkan dua bulannya untuk riset pengaplikasian rakitan mobil listrik," jelasnya. 

Mobil listrik buatan mahasiswa politeknik Untag Surabaya ini, lanjut Gatut, memiliki fitur canggih berupa Regenerative Breaking System yang dapat mengubah energi kinetik menjadi energi listrik, ketika melakukan pengereman atau dengan kata lain baterai akan ter-charge sewaktu pengemudi mengerem kendaraan. 

Sejatinya, Teknologi ini sudah banyak diterapkan di mobil-mobil listrik premium terkemuka di dunia seperti BMW i8 dan Toyota Supra HV-R Hybrid. Tentunya dengan teknologi ini akan menambah kemampuan tempuh kendaraan hanya dalam sekali charge. "Melalui karya Mobil Listrik ini, pembina tim berharap bisa menunjukkan eksistensi Politeknik Untag Surabaya yang siap bersaing dan mampu mengikuti tuntutan global," terangnya. 

Nantinya, mobil listrik Politeknik Untag Surabaya akan bersaing dengan 2 mobil lain garapan Pena yang mewakili Jawa Timur di ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) di Politeknik Bandung. 


(ALB)