Komitmen Pemkab Jember untuk Difabel dan Warga Miskin

Kusbandono    •    Selasa, 27 Mar 2018 09:47 WIB
Komitmen Pemkab Jember untuk Difabel dan Warga Miskin
Ilustrasi pendidikan. Medcom.id/M Rizal

Jember: Bupati Jember Faida mengundang 20 pengusaha yang baru menerima langsung Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pertemuan ini salah satunya untuk menyelaraskan komitmen pembangunan yang ramah difabel.

Pemerintah Kabupaten Jember memanggil pengusaha yang akan mendirikan bangunan pelayanan masyarakat di Jember. Baik rumah sakit, klinik atau pun sekolah swasta.

"Jember sudah punya Perda (Peraturan Daerah) tentang difabel. Nantinya pembangunan ini harus ramah pada difabel. Maka saya minta mereka mengisi ketentuan sesuai arahan dari Cipta Karya," kata Faida kepada Medcom.id usai memberikan IMB di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin, 26 Maret 2018.

Bupati Jember juga menekankan rumah sakit, klinik atau sekolah tidak boleh menolak siswa atau warga miskin. Apalagi bagi anak-anak atau warga difabel.

Contohnya, pelayanan kesehatan di rumah sakit. "Bila ada yang membutuhkan pertolongan di kondisi kritis maka tolong dulu. Kalau tidak bisa maka rujuk ke RS lain, tapi kalau ditolak akan ada sanksi tegas nantinya," tambah Faida.

Begitu juga dengan sekolah bila ada warga miskin dan difabel. Pemerintah berjanji akan bertanggung jawa jika ada kebutuhan guru atau tenaga pendidik khusus.

"Ini menjadi komitmen untuk menerima semua, dan sudah tercantum dalam MoU di IMB tersebut," pungkas Faida.

 
(SUR)