Hasan Aminuddin Dianggap Paling Ideal Mendampingi Khofifah

Rahmatullah    •    Senin, 30 Oct 2017 15:02 WIB
pilgub jatim 2018
Hasan Aminuddin Dianggap Paling Ideal Mendampingi Khofifah
Poster bertuliskan Hasan Aminuddin digadang-gadang sebagai kandidat dalam Pilgub Jatim, MTVN - Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Hasan Aminuddin dianggap layak mendampingi Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Hasan merupakan kader Partai NasDem asal Probolinggo yang kini duduk di kursi DPR RI.

Ketua DPD NasDem Sumenep Tirmidzi mengklaim Hasan memiliki pendukung di kabupaten tersebut. Loyalis siap menggalang dukungan untuk memenangkan duet Khofifah-Hasan.

"Hasan tak memiliki kekuatan politik yang dimiliki tokoh lain. Jadi muncul gerakan mendukung Hasan. Di Sumenep, sudah ada komunitas Kanca Hasan (Teman Hasan)," ujar Tirmidzi di Sumenep, Senin 30 Oktober 2017.

 Tirmidzi selaku Ketua DPD NasDem Sumenep menyebut Hasan memiliki kekuatan politik yang tidak dimiliki tokoh lain. Wajar jika kemudian bermunculan gerakan yang mengalir terus untuk mendukung Hasan maju di pilgub Jatim. Saat ini, kata Tirmidzi, sudah ada komunitas Kanca Hasan (Teman Hasan) di Sumenep. Komunitas tersebut bergerak sendiri untuk menyosialisasikan nama Hasan ke masyarakat.

"Menariknya, komunitas tersebut di luar struktur partai. Tapi secara kultural ada kesamaan dengan kita," kata Tirmidzi, Senin 30 Oktober 2017.

Hasan, lanjut Tirmizi, berpengalaman di pemerintahan dan politik. Itu terbukti, Hasan menjadi Bupati Probolinggo untuk dua periode. Hasan bahkan menuntaskan masa kepemimpinannya.

Saat ini, Hasan menduduki kursi Senayan. Hasan juga berhasil meneruskan perjuangannya di Probolinggo dengan menjadikan istrinya sebagai Bupati.

"Kemampuan beliau dalam memimpin tidak usah dikhawatirkan lagi, dia sosok kader partai NasDem yang cukup syarat mendampingi Bu Khofifah," terang Tirmidzi.

Tirmidzi yakin bila berduet, pasangan tersebut bisa memenangkan suara di Pulau Madura. Sebab Hasan merupakan putra Madura. 

Leluhur Hasan, lanjut Tirmidzi, merupakan orang asli Sumenep. Sehingga, hubungan emosional Hasan dengan warga Sumenep cukup kental. Hasan juga memiliki haris nasab dengan beberapa kiai di pesantren besar di Madura.

Sementara Khofifah, Tirmidzi menyebutnya sebagai sosok dengan loyalis yang tangguh. Misalnya Muslimat, salah satu organisasi yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. 

"Saya ingat kata Bu Khofifah. Katanya, doakan saya jadi gubernur, bukan jadi pemenang. Karena walaupun menang seperti pada pemilihan sebelumnya, dia tidak jadi gubernur," tandasnya.

Pada Pilgub 2013, Khofifah berpasangan dengan Herman Sumawiredja. Keduanya mendapat dukungan dari sejumlah partai yaitu PKB, PKPB, PKPI, Partai Kedaulatan, Partai Matahari Bangsa, dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummmah Indonesia.

Hasil pemilihan menyebutkan Khofifah-Herman menempati urutan kedua dengan perolehan 37,62 persen dari 17.343.832 suara. Sedangkan pemenang pemilihan adalah pasangan petahanan Soekarwo-Saifullah sebesar 47,45 persen atau 8.195.806 suara.

Sedangkan dua pasangan lain menempati urutan ketiga dan keempat. Pasangan Eggi Sudjana dari independen mendapat 2,44 persen suara. 

Pasangan Bambang DH - Said Abdullah mendapat 12,69 persen suara. Pasangan itu diusung PDI Perjangan.

Lihat video:




(RRN)