Pendirian Pangkalan LPG di Tiap Desa Dilakukan Secara Bertahap

Rahmatullah    •    Selasa, 25 Jul 2017 10:49 WIB
lpg satu harga
Pendirian Pangkalan LPG di Tiap Desa Dilakukan Secara Bertahap
Pendistribusian LPG 3 kilogram -- MTVN/ Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Rencana Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendirikan pangkalan LPG (Liquefied Petroleum Gas) di tiap desa dilakukan secara bertahap. Sebab, pemetaan kebutuhan dari Pertamina belum jelas.

"Pemetaan itu penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan riil masyarakat, karena kebutuhan LPG tiap desa tidak mungkin seragam. Karena pemetaan itu masih berjalan, maka pendirian pangkalan hanya bisa dilakukan bertahap," kata Kabag Perekonomian Setkab Sumenep Mustangin, Selasa 25 Juli 2017.

Mustangin menjelaskan, pengelolaan pangkalan bisa dilakukan Badan Usaha Milik Desa BUMDes) atau swasta. Hal itu bergantung kesiapan calon pengelola pangkalan, baik secara administrasi maupun fasilitas yang akan digunakan.

Salah satu syarat yang wajib dipenuhi adalah izin usaha dan gudang penyimpanan LPG. Jika tidak, maka pendirian pangkalan LPG tidak bisa dilakukan.

Menurut Mustangin, pangkalan LPG saat ini bertumpu di wilayah kecamatan kota. Sementara, di pelosok desa masih minim.

Rencana pendirian pangkalan di tiap desa bertujuan menyamaratakan kuota LPG di setiap desa. "Kami tidak ingin harga LPG di pelosok desa melambung tinggi. Itu yang menjadi pertimbangan pendirian pangkalan di tiap desa," ujar Mustangin.

Mustangin mengklaim, rencana tersebut untuk mendukung pemerinta pusat dalam menyamakan harga LPG di semua wilayah. Sehingga, diharapkan tidak ada keluhan dari masyarakat soal perbedaan harga LPG.


(NIN)