PAN Tentukan Bakal Cagub Jatim Usai Lebaran

Amaluddin    •    Senin, 12 Jun 2017 20:04 WIB
pilgub jatim 2018
PAN Tentukan Bakal Cagub Jatim Usai Lebaran
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) --(MTVN/Amal)--

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai Amanat Nasional (PAN) hingga saat ini belum menentukan bakal calon yang akan didukung pada Pilgub Jatim 2018. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengaku pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Ketua DPW PAN Jatim untuk menentukan tokoh yang akan diusung partai.

“Ya tunggu saja, paling tidak setelah lebaran kita akan tahu siap yang bakal diusung atau didukung,” kata Zulkifli, usai Bedah Buku “Pancasila-isme Dalam Dinamika Pendidikan” di kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Senin, 12 Juni 2017.

Menurut Zulkifli, mekanisme pemilihan bakal cagub tetap menjadi kewenangan DPW PAN Jatim. Sebab, menurutnya, DPW Jatim yang lebih paham kondisi wilayahnya. "Semua akan dikoordinasikan oleh Pak Masfuk (Ketua DPW PAN Jatim) dan beliau yang akan mengirim nama-nama ke DPP PAN nantinya," katanya.

Ketika disinggung bakal calon yang akan direkomendasikan oleh PAN? Zulkifli secara terang-terangan mengatakan bahwa nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat ini paling populer. “Emang saat ini ada yang bisa melawan Gus Ipul? Ya enggak adalah,” tegasnya yang disambut senyum oleh Gus Ipul yang berada disampingnya.

Menurut Zulkifli, pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan Gus Ipul. Sebab PAN memiliki hubungan dekat dengan sosok Wakil Gubernur Jatim itu. 

"Tetapi ada nama lain yang muncul dan masuk dalam radar PAN, yakni Khofifah Indar Parawansa. Tapi seluruh keputusan tetap menjadi kewenangan Ketua wilayah karena memang yang punya wewenang ya ketua wilayah,” ucapnya.

Zulkifli juga mengatakan, kader dalam partai PAN sendiri juga ada yang layak maju dalam pilgub. “Pak Masfuk dan Pak Yoto (Sunyoto Bupati Bojonegoro-red.) juga layak. Eko Patrio juga tapi dia lebih dibutuhkan di pusat. Ada Anang Hermansyah, pokoknya di PAN banyak orang toplah,” ujar pria yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu.


(ALB)