Dishub Jombang Tunggu Surat Edaran Angkot AC

Nurul Hidayat    •    Kamis, 13 Jul 2017 15:04 WIB
angkotangkutan umum
Dishub Jombang Tunggu Surat Edaran Angkot AC
Angkutan kota di Kabupaten Jombang, Jawa Timur -- MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang mengaku belum menerima Surat Edaran Kementrian Perhubungan terkait angkutan kota (angkot) yang harus menggunakan pendingin udara paling lambat Februari 2018.

"Surat edaran belum kami terima secara resmi. Namun, soft copy Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek sudah kami terima," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Imam Sudjianto di kantornya, Jalan Mastrip, Jombang, Jawa Timur, Kamis 13 Juli 2017.

Menurut Imam, pihaknya akan mensosialisasikan kebijakan angkot wajib ber-AC ketika sudah menerima surat edaran secara resmi. Para sopir dan pemilik armada bakal dikumpulkan.

(Baca: Pola Pikir Operator Harus Berubah demi Optimalisasi Pelayanan)

Imam menjelaskan, peraturan tersebut sudah mengatur standar baku bagi pemilik kendaraan serta sopir mulai dari faktor keselamatan, kompetensi pengemudi, hingga jam istirahat. Sedangkan, armada yang diatur meliputi lampu seter, pintu keluar masuk penumpang, ban kendaraan, alat pembatas kecepatan, hingga penggunanan sabuk pengaman.

"Untuk faktor kenyamanan penumpang, meliputi kapasitas angkut, fasilitas sirkulasi udara, fasilitas kebersihan, pengatur suhu ruangan dan larangan merokok," pungkas Imam.

(Baca: Program Angkot Berpendingin Bisa Dijadikan Syarat Peremajaan)


(NIN)