Kerugian Akibat Bencana di Pacitan Capai Rp580 Miliar

Amaluddin    •    Minggu, 10 Dec 2017 16:00 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjirsiklon tropis cempaka
Kerugian Akibat Bencana di Pacitan Capai Rp580 Miliar
Seorang anak bermain di antara puing rumahnya yang hancur diterjang banjir bandang, di lingkungan Teleng, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu, 9 Desember 2017. Foto: Antara/Destyan Sujarwoko

Surabaya: Jumlah kerugian taksiran sementara akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mencapai Rp580,9 miliar. Jumlah itu berdasarkan hitungan tim gabungan yang melibatkan juru taksir dari fakultas teknik setempat.

“Karena itu, Pemprov Jatim saat ini fokus memulihkan semua infrastruktur yang mengalami kerusakan,” kata Gubernur Jatim, Soekarwo, di Surabaya, Minggu, 10 Desember 2017.

Selain infrastruktur, Pakde Karwo, demikian ia disapa, mengaku akan membantu warga korban bencana di Pacitan. Di antaranya dengan memberikan tunjangan hidup sebesar Rp900 ribu/jiwa/bulan selama tiga bulan.

(Baca: Listrik 80 Desa di Pacitan Padam karena Banjir)

“Tunjangan ini diberikan bagi masyarakat yang rumahnya rusak dan tidak bisa bekerja. Makanya Pemprov Jatim langsung akan mengeluarkan anggaran belanja untuk rehab, dan maksimal 20 hari berikutnya pembangunan rumah sudah harus selesai,” ujarnya.

Saat ini, kata Pakde Karwo, berbagai upaya dan penanganan dilakukan. Antara lain percepatan penanganan korban terdampak, pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana, dan penanganan darurat kerusakan akibat bencana.

Kemudian juga melakukan percepatan pemulihan aktifitas perekonomian dan sosial masyarakat yang terkena dampak bencana.  Pemulihan infrastruktur akan dilakukan oleh Kodam V Brawijaya dan POLDA Jatim. “Dalam memperbaiki satu rumah dikerahkan 10 TNI dan beberapa personil gabungan yang dibantu warga," ujarnya.

(Klik: Sebelas Orang Meninggal di Pacitan akibat Siklon Tropis Cempaka)


(SUR)