Warga Sidoarjo Tak Sengaja Temukan Situs Sejarah

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 07 Feb 2018 12:21 WIB
situs sejarah
Warga Sidoarjo Tak Sengaja Temukan Situs Sejarah
Warga Sidoarjo digegerkan dengan penemuan tak sengaja sebuah susunan batu bata yang diduga situs purbakala. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Warga Sidoarjo digegerkan dengan penemuan tak sengaja sebuah susunan batu bata yang diduga situs purbakala. Situs yang diduga peninggalan Majapahit itu ditemukan seorang warga di desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik Sidoarjo, saat akan menanam singkong.

Batu bata yang diduga peninggalan sejarah tersebut, pertama kali ditemukan oleh Mbah Paiman, 73, juru kunci makam dusun Klinter, Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik Sidoarjo pada Sabtu, 3 Februari 2018.  

Mbah Man, sapaan akrabnya, hendak menanam pohon singkong. Setelah menggali tanah sejengkal, cangkulnya mengenai benda keras.

"Setelah saya gali sedikit lagi ternyata ada tumpukan batu bata besar, tapi bentuknya tidak seperti batu bata pada umumnya," ungkap Mbah Man, Rabu, 7 Februari 2018.


Susunan batu bata yang diduga situs purbakala dari era kerajaan Majapahit. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi

Mbah Man langsung melaporkan temuan itu ke Kepala Desa Kedung Bocok, Muhammad Ali Ridho. Ridho awalnya tak menyangka temuan tersebut peninggalan purbakala. Dia berinisiatif untuk menanyakan langsung kepada penggiat sejarah Satrio Puser Majapahit (SPM) dan Penggiat Sejarah dan Budaya (PSB) Sidoarjo.

Susunan berbentuk memanjang seperti pondasi itu ditemukan di sebuah tanah kas desa (TKD), tepat di sebelah barat pintu makam desa setempat. Bangunan (susunan batu) berdiameter 30x20 sentimeter dan tebal 10 sentimeter itu memiliki panjang 21 meter dengan kedalaman 50 sentimeter dari permukaan tanah. Selain itu, ditemukan juga beberapa pecahan tembikar kuno di lokasi.

Temuan situs ini semakin menguatkan bahwa di desa tersebut merupakan lokasi peninggalan kerajaan Majapahit (seperti kata orang tua terdahulu).

"Selain susunan batu ini, juga ditemukan berbagai artefak yang terbuat dari batu dan sekarang sudah disimpan di ruangan balai desa," jelasnya.


Warga melihat usunan batu bata yang diduga situs purbakala dari era kerajaan Majapahit. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi


(SUR)