22 Calhaj Asal Jatim Wafat di Tanah Suci

Amaluddin    •    Jumat, 25 Aug 2017 19:59 WIB
haji 2017
22 Calhaj Asal Jatim Wafat di Tanah Suci
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Jumlah jemaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Surabaya yang meninggal di Tanah Suci bertambah dua orang. Dengan begitu, calon haji asal Jatim yang meninggal sampai saat ini total 22 orang.

"Kedua orang itu adalah Badi Nurhadi Diran dan Purnomo Wasito Redjo Tenodjo. Keduanya teridentifikasi terserang penyakit jantung," kata kata Kabag Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus, dikonfirmasi, Jumat, 25 Agustus 2017.

Markus menjelaskan, Badi Nurhadi Diran (54) merupakan jemaah haji asal Surabaya yang tergabung dalam kloter 31. Ia wafat di rumah sakit Arab Saudi (RSAS). Sementara Purnomo Wasito Redjo Tenojo (61) merupakan jemaah haji asal kota Probolinggo kloter 53. Ia wafat ketika berada dalam pemondokan di Mekkah.

"Ini data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Mekah menyebutkan kedua jemaah tersebut wafat, dan valid," ujarnya.

Kematian dua jemaah tadi menambah daftar jemaah haji Jawa Timur meninggal di Arab Saudi menjadi 22 orang. Berikut data 22 jamaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi :

1. Umi Nadiroh Yunus Husen (76), kloter 5  asal kabupaten Nganjuk, meninggal di RS Al Ansaar Madinah karena serangan jantung pada Senin, 31 Juli 2017.

2. Supono Suseno Satari (54), kloter 7 asal kabupaten Tulungagung, meninggal di halaman Masjid Nabawi karena serangan jantung pada Sabtu, 5 Agustus 2017.

3. Mudjiono Sukibat (62), kloter 8  asal kabupaten Tulungagung, meninggal di pemondokan Madinah karena serangan jantung pada Sabtu, 5 Agustus 2017.

4. Marfuah (74), kloter 17  asal kabupaten Tuban, meninggal di RS Al Dar Madinah pada Senin, 7 Agustus 2017.

5. Slamet Tari Achad (62), kloter 7 asal kabupaten Tulungagung, meninggal di rumah sakit Mekah karena saluran pencernaan pada Kamis 10 Agustus 2017 pukul 14.25 WAS.

6. Jembar Untung Semo (61), kloter 18 asal Lamongan, meninggal di RSAS karena saluran pernafasan pada Senin 14 Agustus 2017

7. Kusno Kadari Mursadi (75), kloter 41 asal Malang, meninggal di RSAS karena saluran perncernaan pada Senin 14 Agustus 2017

8. Suyahtri Kasmi Tohjoyo (51), kloter 17 asal Tuban, meninggal di RSAS karena penyakit jantung pada Selasa 15 Agustus 2017

9. Bedjo Al Djuwahir Poncokromo (72), kloter 5 asal Nganjuk, meninggal di pemondokan karena saluran pencernaan pada Rabu 16 Agustus 2017

10. Sumaryam Kerti Mat (62), kloter 53 asal kota Probolinggo, meninggal di pemondokan karena saluran pencernaan pada Rabu 16 Agustus 2017.

11. Kaseri Kasan Dikromo (60), kloter 12 asal Blitar, meninggal dunia karena penyakit jantung di sektor pada Jumat 18 Agustus 2017

12. Amin Samin Muliha  (60), kloter 30 asal Jember meninggal di RSAS pada Sabtu, 19 Agustus 2017

13. Dulpani Asmuni Bola, kloter 37 meninggal di RSAS karena penyakit jantung pada Minggu, 20 Agustus 2017

14. Nasrap Aslim Tarmono, kloter 31 meninggal di pemondokan karena penyakit jantung pada Senin, 21 Agustus 2017

15. Andin Kadim Ukir Endjun, kloter 34 meninggal di pemondokan karena penyakit jantung pada Senin, 21 Agustus 2017

16. Samilan Martiidjoyo (63), kloter 21 asal kab. Madiun di hotel karena penyakit jantung

17. Supaini Ngatimin Rasmad (52), kloter 30 asal Jember karena penyakit tumor ganas. Ia wafat di pemondokan pada Rabu, 23 Agustus 2017.

18. Monawi Sakdiya Muhammad (57), kloter 28 asal Jember karena terserang penyakit jantung. Ia wafat di pemondokan pada Rabu, 23 Agustus 2017

19. Sumiyati Marzuki Rois (59), kloter 14 asal Bojonegoro karena terserang penyakit jantung. Ia wafat di RSAS pada Rabu, 23 Agustus 2017

20. Musalim Jakfar Ahmad (71), kloter 27 asal Jember karena terserang penyakit pada saluran pernafasan. Ia wafat di RSAS pada Rabu, 23 Agustus 2017.

21. Badi Nurhadi Diran (54) asal Surabaya  kloter 31. Ia wafat di rumah sakit Arab Saudi (RSAS) karena terserang penyakit jantung pada Jumat, 25 Agustus 2017. 

22.Purnomo Wasito Redjo Tenojo (61) asal kota Probolinggo kloter 53. Ia wafat ketika berada dalam pemondokan di Mekkah karena terserang penyakit jantung pada Jumat, 25 Agustus 2017.


(ALB)