Pungli Berkurang, Jembatan Timbang di Jatim tak Perlu Diambil Alih Pusat

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 26 Oct 2016 17:10 WIB
pungutan liar
Pungli Berkurang, Jembatan Timbang di Jatim tak Perlu Diambil Alih Pusat
Sebuah kendaraan di jembatan timbang di Malang, MI - Bagus Suryo

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Dinas Perhubungan Sidoarjo, Jawa Timur, mengklaim jembatan timbang tak bermasalah. Dishub mengklaim dapat menekan praktik pungutan liar meskipun pengelolaan jembatan timbang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jatim.

Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Joko Santosa, mengakui praktik pungutan liar mulai berkurang di jembatan timbang. Alasannya, pemerintah provinsi sudah memberlakukan sistem komputerisasi dan mengawasi jembatan timbang dengan kamera pemantau CCTV.

"Pungutan liar sudah tak ada (di jembatan timbang). Pemerintah provinsi sudah memasang beberapa CCTV sehingga tak ada oknum yang berani menarik pungutan liar," kata Joko di Sidoarjo, Rabu (26/10/2016).

Joko mengatakan tak ada alasan pemerintah pusat mengambil alih pengelolaan jembatan timbang untuk mencegah pungutan liar. Sebab Pemprov Jatim telah melakukan tugasnya dengan baik.

"Kalau itu bisa ditangani jawa timur, tidak perlu pusat turun tangan. Kecuali Jatim tidak bisa mengelola secara baik, terutama pemberantasan praktik pungutan liar, boleh saja," tegasnya. 

Beberapa waktu lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI berencana menerbitkan regulasi dengan cara mengambil alih pengelolaan Jembatan Timbang. Hal itu berkaitan dengan pemberantasan praktik pungli di 140 jembatan timbang yang ada di berbagai daerah. 


(RRN)