Atasi Masalah Pelajar, Risma Buka Pos Curhat 24 Jam

Amaluddin    •    Senin, 24 Oct 2016 16:58 WIB
pelajar
Atasi Masalah Pelajar, Risma Buka Pos Curhat 24 Jam
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberi materi di Kongres Pelajar Surabaya 2016 di Balai Pemuda Surabaya, Senin (24/10/2016). (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Pelajar usia remaja kerap terjerumus dalam narkoba dan minuman keras sebagai sarana penyelesaian masalah. Ketiadaan tempat bercerita membuat para remaja terjerembab dalam pergaulan sesat. 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak mau para pelajar melampiaskan permasalahan ke kegiatan negatif. Pihaknya pun lantas membuat layanan curahan hati (curhat).

"Layanan itu kami buka secara online 24 jam dan bebas pulsa," kata Risma, demikian ia disapa, saat memberikan pengarahan pada acara Kongres Pelajar Surabaya 2016 di Balai Pemuda Surabaya, Senin (24/10/2016).

Baca: Jadi Kurir Narkoba, Pelajar SMA di Aceh Ditangkap

Risma berharap pelajar yang memiliki masalah di lingkungan sekolah dan rumah bisa curhat melalui Hotline Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak di nomor 08113345303 dan 082232421000. Nomor ini tak hanya tersambung dengan dinas terkait, namun juga terkoneksi dengan psikolog serta kepolisian.



"Jika kalian ada masalah, kami membuka celah bagi kalian untuk menceritakan. Nanti kami akan memberi solusi hingga tuntas. Jika cerita ke orang lain, kami khawatir kalian malah disesatkan, diajak mencari jalan pintas melalui narkoba dan minum-minuman keras,” kata Risma. 

Baca: Pelajar Laporkan Bandar Narkoba Dihadiahi Rp10 Juta

Risma menjamin kerahasiaan pelapor atas curahatannya. Ia juga menjamin memberikan rehabilitasi bagi siswa yang masih di dalam usia anak-anak jika memang tertangkap menggunakan obat-obatan terlarang. "Curhat online ini adalah cara terbaik," kata Risma.

Baca: Bonus Uang Jerat Pelajar Surabaya Edarkan Narkoba

Nur Hidayah, salah satu siswi SMK Taman Siswa menyambut positif layanan curhat ini. Terkadang, kata dia, siswa takut ketika ingin bercerita tentang masalah pribadi, ataupun yang terjadi di lingkungan sekolahnya. "Dengan layanan ini akan sangat membantu kami para pelajar," imbuhnya.


(SAN)