Wiranto: Paksa Kibarkan Bendera HTI, Cari Tempat Lain

Syaikhul Hadi    •    Senin, 29 Oct 2018 21:21 WIB
Pembakaran Bendera HTI
Wiranto: Paksa Kibarkan Bendera HTI, Cari Tempat Lain
Menko Polhukam Wiranto, MI - Dero Iqbal Mahendra

Sidoarjo: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menegaskan pengibaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berarti menduakan Pancasila. Pernyataan Wiranto itu menanggapi peristiwa pengibaran bendera HTI di Poso, Sulawesi Tengah, akhir pekan lalu.

"Enggak boleh. Kalau mau memaksakan diri, silakan cari tempat lain sana (bukan di Indonesia)," ungkap Wiranto usai sosialisasi Inpres Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019 di Juanda, Sidoarjo, Senin, 29 Oktober 2018.

Pihaknya meminta agar tidak mempermainkan bangsa dengan hal-hal yang dapat mencederai Indonesia. NKRI, lanjutnya, adalah harga mati.

Sementara itu, Wiranto menyerahkan penanganan hukum pengibaran bendera serupa di Garut pekan lalu. Sebab, lanjut Wiranto, penanganan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Baca: Pembawa Bendera HTI di Garut jadi Tersangka

Pada Jumat, 26 Oktober 2018, pengibaran bendera HTI tampak di Poso. Pengibaran bendera berbarengan dengan aksi bela Tauhid menanggapi kejadian pembakaran bendera HTI di Garut.

Namun kejadian itu tak lama. Petugas langsung menurunkan bendera berwarna dasar hitam tersebut.


(RRN)