Bupati Malang Masih Pimpin Rapat

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 09 Oct 2018 14:19 WIB
kasus korupsipenggeledahan
Bupati Malang Masih Pimpin Rapat
Bupati Malang Rendra Kresna di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, 8 Oktober 2018. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq.

Malang: Bupati Malang Rendra Kresna mengaku telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski ditetapkan tersangka, Rendra masih menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

"(Birokrasi saat ini) lancar-lancar saja. Tidak ada hambatan. Bahkan nanti saya pimpin rapat," kata Rendra di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 9 Oktober 2018.

Rendra mengaku tugasnya sebagai kepala daerah harus tetap dijalankan meskipun tengah menjalani kasus hukum. Sebab, diakuinya ada beberapa agenda di Kabupaten Malang yang mendesak.

"Terutama menjelang beberapa kegiatan-kegiayan yang harus memang segera diselesaikan," jelas Rendra.

Orang nomor satu di Kabupaten Malang ini juga mengimbau agar kinerja para pegawai dan pejabat di wilayahnya tidak terpengaruh dengan adanya kasus ini. Sehingga birokrasi dapat terus berjalan untuk melayani masyarakat.

"Saya bukan khawatir, tapi perlu juga saya menjelaskan kepada mereka agar mereka juga tidak terpengaruh dengan kondisi serta informasi dari berita-berita yang mereka baca dan mereka lihat," pungkas Rendra.

Sebelumnya Rendra mengaku jika dirinya ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun anggaran 2011. Dia disangkakan menerima gratifikasi dalam kasus tersebut.

Bahkan, penyidik KPK menggeledah rumah dinas Bupati Malang, Rendra Kresna di area Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 8 Oktober 2018 malam. 

Penggeledahan berlangsung selama kurang lebih dua jam sejak pukul 18.00-20.20 WIB. Penyidik KPK tiba dengan menggunakan mobil Hiace putih dan mobil Innova hitam. 

Usai melakukan penggeledahan, KPK juga membawa beberapa barang bukti dari kantor tersebut. Barang bukti berupa dokumen yang terdiri dari dokumen kepegawaian dan beberapa surat pengaduan dari masyarakat.

Selain itu, KPK juga menggeledah rumah pribadi Rendra di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dari sana, KPK juga turut membawa sejumlah barang bukti yang dimasukkan ke dalam koper.


(DEN)