Guru Ngaji Cabuli Bocah di Masjid

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 09 May 2018 16:35 WIB
pencabulan
Guru Ngaji Cabuli Bocah di Masjid
ilustrasi. (Medcom.id)

Malang: Guru ngaji berinisial M dan marbot, AAS, ditangkap polisi karena diduga mencabuli bocah SD di dalam masjid di wilayah Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. M dan AAS ditangkap Sabtu, 5 Mei 2018.

"TKP-nya di kamar yang biasa digunakan tersangka tidur di dalam masjid. Korbannya ada tiga. Semua siswa SD. Korban ada yang kelas 2, 3, dan 4," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, di Polres Malang Kota, Rabu, 9 Mei 2018.

Asfuri mengatakan, AAS mencabuli korbannya pada Desember 2017 lalu. AAS merayu korbanya dengan meminjamkan gawai miliknya.

Sedangkan tersangkan M, mencabuli tiga muridnya sejak Januari-April 2018. Modus M dengan menyuruh muridnya menginap di masjid, untuk menghafal ayat Alquran.

"Saat malam hari, tersangka M kemudian membangunkan salah satu muridnya kemudian melakukan tindakan cabul," jelasnya.

Asfuri mengungkap, M telah mencabuli ketiga korbannya sebanyak 20 kali. M telah menjadi guru ngaji sejak 2017 lalu.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku akan kami jerat dengan Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman minimal lima tahun maksimal 15 tahun penjara," tegasnya.

Dia mengatakan, bakal mengembangkan kasus untuk mengetahui banyaknya bocah yang diduga menjadi korban M dan AAS.

"Kami akan lakukan penyelidikan tentang motivasi kedua pelaku ini, apakah karena kelainan atau iseng," ucapnya.


(LDS)