Kecelakaan KA Sancaka Buat KAI Merugi Triliunan Rupiah

Kusbandono    •    Rabu, 11 Apr 2018 23:20 WIB
kecelakaan kereta api
Kecelakaan KA Sancaka Buat KAI Merugi Triliunan Rupiah
Petugas menyaksikan lokomotif KA Sancaka yang kecelakaan di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu, 7 April 2018, malam. Foto: Antara/Zabur Karuru

Jember: Kecelakaan KA Sancaka dengan truk trailer di Ngawi, Jawa Timur, buat PT KAI merugi triliunan rupiah. PT KAI Daop 7 Madiun menaksir kerugian materiil dan non-materiil.

Kerugian materiil seperti gerbong kereta, rusaknya rel, serta lokomotif. "Kerusakan kereta ada 2 gerbong kereta eksekutif, satu kereta pembangkit dan satu mesin lokomotif. Selain itu bantalan beton ada 156 buah dan kerusakan rel sepanjang 200 meter," rinci Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto kepada Medcom.id, Rabu, 11 April 2018.

Sedangkan dampak lain yang harus ditanggung PT KAI adalah jatuhnya korban jiwa. Selain itu, jalur kereta api bagian selatan belum seratus persen normal hingga hari kelima pascatabrakan KA Sancaka.

"Sampai angka triliunan mungkin saja itu. Karena melihat dampak seperti itu ya bisa saja," kata dia.

PT KAI Daop 7 Madiun masih fokus melakukan percepatan perbaikan rel KA di lokasi kecelakaan di Dusun Dadung, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi. Termasuk menguatkan lintasan rel KA pasca-kerusakan dengan alat berat.

"Kita dari PT KAI Daop 7 Madiun masih terus melakukan pemulihan kondisi jalur KA, agar bisa segera dilewati perjalanan KA dengan kecepatan normal, 80 hingga 90 Km perjam. Saat ini masih kecepatan rendah 10 sampai 20 kilometer per jam," pungkas Supriyanto.


(SUR)