27 Daerah di Jatim Ajukan Status Siaga Darurat Bencana

Amaluddin    •    Selasa, 11 Oct 2016 18:09 WIB
banjir
27 Daerah di Jatim Ajukan Status Siaga Darurat Bencana
Sejumlah kendaraan mogok saat menerobos banjir di Jalan Raya Trosobo, Sidoarjo, Senin 10 Oktober. (Ant/Umarul Faruq)

Metrotvnews.com, Surabaya: Banjir, angin kencang, dan tanah longsor masih mengintai beberapa wilayah di Jawa Timur. Pemerintah daerah mulai mengajukan status siaga darurat bencana kepada Gubernur Jatim Soekarwo.

Langkah ini diambil pemda agar bisa memobilisasi semua sumber daya yang dimiliki untuk penanganan bencana. Sedikitnya ada 27 pemerintah daerah yang mengajukan status itu ke gubernur.

"Sedangkan 11 kab kota lainnya masih proses pengajuan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Sudarmawan, dikonfirmasi, Selasa (11/10/2016).

Daerah-daerah itu adalah Kabupaten Madiun, Pacitan, Ponorogo, Lamongan, Banyuwangi, Trenggalek, Blitar, Tulungagung, Bojonegoro, Mojokerto, dan Jombang. Lalu, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Pamekasan, Sumenep dan Sampang, Pasuruan, Bangkalan, Sidoarjo, Nganjuk dan Kabupaten Kediri.

Sementara wilayah administrasi kota yang mengajukan status siaga ada lima. Yakni, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Probolinggo dan Kota Batu. 

Dengan adanya pengajuan tersebut, kata dia, semua sumber daya yang dimiliki pemerintah untuk menangani bencana bisa dikeluarkan.

“Sumber daya itu bisa berbentuk sumber daya manusia, peralatan, logistik hingga anggaran. Ini penting, kalau tidak ada surat status siaga darurat bencana proses administrasinya tidak bisa dilakukan,” katanya.

Untuk level provinsi, Sudarmawan menjelaskan, surat resmi penetapan status siaga darurat masih diproses di Biro Hukum Setdaprov Jatim. Pihaknya belum mengetahui kapan proses pembuatan surat status siaga darurat bencana itu selesai.


(SAN)