Hari Keempat, Banjir di Pasuruan Belum Surut

Amaluddin    •    Kamis, 21 Dec 2017 16:30 WIB
banjircuaca ekstrem
Hari Keempat, Banjir di Pasuruan Belum Surut
Banjir yang terjadi sejak Senin, 18 Desember 2017, di Kecamatan Beji, Kecamatan Bangil, sampai saat ini tak kunjung surut. Medcom.id

Pasuruan: Ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, masih terendam banjir. Banjir yang terjadi sejak Senin, 18 Desember 2017, di Kecamatan Beji, Kecamatan Bangil, sampai saat ini tak kunjung surut.

“Belum surut, ketinggian air masih 1 meter (sepunggung orang dewasa),” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, dikonfirmasi, Kamis, 21 Desember 2017.

Akibat banjir tersebut, ada enam desa di dua kecamatan terendam banjir. Rinciannya, empat desa di Kecamatan Bangil, yaitu Desa Tambakan, Kalianyar, Kalirejo, dan Manaruwi. Sedangkan dua desa di Kecamatan Beji yaitu Desa Kedungringin dan Kedungboto. “Ketinggian air masig seperti kemarin, surutnya belum signifikan. Karena kondisi air laut pasang,” katanya.

Meski terendam banjir, ribuan warga belum mengungsi di posko yang telah disediakan. Untuk di Desa Tambakan, di Kecamatan Bangil, ada sekitar 1.200 KK masih bertahan di kediamannya masing-masing. Kemudian di Kalianyar ada sekitar 1.300 KK, Kalirejo sekitar 500 kk, Manurawi 150 KK.

Selanjutnya di Desa Kedungringin di Kecamatan Beji ada sekitar 1500 KK, dan di Desa Kedungboto ada sekitar 1000 KK. “Tim semua sudah siap untuk mengevakuasi warga, tapi masyarakat belum mau dievakuasi,” ujarnya.

Menurut Bakti, untuk sementara tim gabungan dari BPBD, Polri, TNI, dan relawan tak bisa berbuat banyak untuk meminimalisasi genangan air. Sebab, kondisi air di Sungai Kedunglarangan masih meluap, dan air laut masih pasang. “Kalau hari ini tidak hujan, kemungkinan besar besok Jumat pagi surut. Genangan air belum bisa surut karena air laut pasang,” katanya.

Kata Bakti, petugas sudah mendistribusikan nasi bungkus dan kebutuhan logistik lainnya untuk warga. Dapur umum juga telah didirikan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, tim kesehatan juga telah siaga untuk membantu jika ada masyarakat yang sakit.


(ALB)