Surabaya Raih Penghargaan 'Global Green City' PBB

Amaluddin    •    Kamis, 02 Nov 2017 18:55 WIB
hut surabayakebersihanruang terbuka hijau
Surabaya Raih Penghargaan 'Global Green City' PBB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Surabaya: Jelang peringatan Hari Pahlawan, warga Kota Surabaya mendapatkan kado istimewa. Surabaya mendapatkan pengakuan dunia sebagai kota hijau. 

Pengakuan dunia itu berwujud melalui penghargaan Sustainable City and Human Settlements Award (SCAHSA) untuk kategori Global Green City dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang diterima Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di New York, Selasa, 31 Oktober 2017.
 
Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser menyampaikan, penghargaan tersebut diberikan Surabaya karena kota pahlawan itu dianggap telah mengubah wajah menjadi kota yang bersih dan hijau. Selain itu, kata Fikser, PBB juga menilai kegiatan yang digagas Pemerintah Kota Surabaya dalam urusan lingkungan sangat baik.

"Kegiatan yang mendapat apresiasi PBB mulai dari penataan permukiman kumuh, menghijaukan taman dan menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan," kata Fikser, dalam keterangan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Kamis 2 November 2017.

Lewat penghargaan ini, Surabaya didaulat menjadi salah satu dari sederet kota bersih yang ada di dunia. Surabaya terpilih sebagai tiga kota terbaik dunia kategori global green city bersama Kota Manheim (Jerman) dan Zhejiang Province (Tiongkok). 

"Kerja keras yang dilakukan pemkot bersama masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Penghargaan ini adalah kado untuk masyarakat Surabaya," katanya.

Penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Tri Rismaharini tersebut bertepatan dengan kegiatan The 12 Th Global Forum on Human Settlements (GFHS) dan Sustainable Cities and Human Settlements Awards (SCAHSA) Ceremony yang digelar di gedung markas PBB di New York, Amerika Serikat.

Di acara tersebut, Risma tidak hanya diundang menghadiri acara, tetapi juga menjadi pembicara. Menurut M.Fikser, Risma  juga sempat menyampaikan paparan tentang beberapa hal, seperti transportasi kota, energi dan permukiman. 

Sebelum ke New York, Risma terlebih dulu berkunjung ke Philadelphia pada 28 Oktober hingga 1 November 2107. Kunjungan ini menindaklanjuti surat dari Konsul Jenderal RI di New York terkait undangan kepada Pemkot Surabaya untuk melakukan kunjungan kerja ke Philadelphia. 
 
Di kota terbesar di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat tersebut, delegasi Pemkot Surabaya bertemu dengan Pemkot Philadelphia membahas bidang yang potensial dikembangkan ke dalam kerjasama. 

"Juga ada pertemuan bisnis dengan pengusaha dan investor dari Philadelphia, guna menggali peluang bisnis dan investasi kedua kota serta membahas kerja sama konkret di bidang perdagangan," katanya.



(ALB)