Terkait Dana Desa, Kejari Sidoarjo Panggil Seluruh Kades

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 23 Aug 2017 21:12 WIB
dana desa
Terkait Dana Desa, Kejari Sidoarjo Panggil Seluruh Kades
Sejumlah kepala desa dan lurah menghadiri pertemuan antara pimpinan KPK dengan Kepala Desa dan Lurah Seluruh Indonesia Berprestasi, di gedung KPK. (Antara/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Banyaknya kasus korupsi yang menjerat sebagian besar perangkat desa di Sidoarjo, Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) akan mengundang seluruh Kades Se-Sidoarjo.

"Rencananya, besok akan kami undang semua ke sini (Kejari)," ungkap Kasie Intelijen Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo saat dihubungi melalui sambungan selularnya, Rabu, 23 Agustus 2017.

Mereka, lanjut Andri, akan mendapat pengawalan dan pengamanan terkait penggunaan dana desa. TP4D ini dibentuk sebagai tindak lanjut atas keresahan para kades di Sidoarjo dalam penggunaan anggaran baik yang dikucurkan melalui APBN maupun APBD. 

"Ini bagian komitmen kami atas permintaan kades di Sidoarjo yang meminta pengawalan agar tidak salah dalam menggunakan anggaran dana desa," jelasnya.

Mantan Kasie Intelijen Kejari Batam ini menambahkan, berdasarkan data di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, jumlah penyalahgunaan dana desa pada 2015 ada sekitar 19 perkara. Tujuh di antaranya, terkait dana desa. Sedangkan di tahun 2016 ada sekitar 22 perkara korupsi. 17 di antaranya terkait penggunaan dana desa.

"Sementara di tahun ini, dari 19 perkara korupsi ada enam perkara terkait dana desa. Karenanya, kami ingin mencegah agar tidak ada lagi penyalahgunaan dana desa di tahun berikutnya," tegasnya.

Tak hanya kepala desa, pihaknya juga mengundang Sekretaris Daerah, Djoko Sartono dan pejabat terkait yang berkenaan langsung dengan penggunaan dana desa. Diharapkan, dengan pertemuan tersebut, para kades tidak kebingungan dalam mengelola dan menggunakan dana desa secara baik dan benar.

"Lebih baik mencegah daripada pada terjerat kasus yang sama," tandasnya.


(SAN)