Divonis Bebas, Alfian Tanjung Kembali Dijemput Polda Jatim

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 06 Sep 2017 20:55 WIB
ujaran kebencian
Divonis Bebas, Alfian Tanjung Kembali Dijemput Polda Jatim
lfian Tanjung kembali dijemput Pihak kepolisian Polda Jatim dari Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. --MTVN/Hadi--

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Terdakwa kasus ujaran kebencian, Ustaz Alfian Tanjung diputus bebas majelis hakim di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu 6 September 2017. Tapi, belum sempat menghirup udara segar, Alfian kembali dijemput Polda Jatim dari Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. 

Kuasa Hukum Alfian, Abdullah Alkatiri membenarkan kliennya kembali digelandang ke Mapolda Jatim usai eksepsinya diterima majelis hakim. "Saat kami jemput di sini, kok barengan ada polisi banyak. Kami khawatir ini ada sesuatu. Ternyata benar. Begitu keluar langsung dijemput lagi," katanya Abdullah di halaman Rutan Medaeng, Rabu, 6 September 2017 malam.

Abdullah sudah curiga, karena usai putusan yang ditetapkan Pengadilan Negeri Surabaya, proses administrasi (bebas) sempat molor. Hal itu terbukti, setelah dilakukan penjemputan di Rutan Medaeng, Alfian Tanjung langsung digelandang Ke Mapolda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan.

"Dari awal kami sudah curiga. Usai putusan itu kami mengurus administrasi pembebasan (klien). Tapi molor sampai malam," ujar Abdullah.

Baca: Tuduh PDIP Sarang PKI, Alfian Tanjung akan Diperiksa

Abdullah bilang, alasan pihak kepolisian, menjemput kliennya atas perintah Polda Metro Jaya. Pihaknya membenarkan, jika sebelumnya kliennya juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Namun dalam proses yang berlangsung hari ini terjadi kejanggalan.

"Memang beliau dilaporkan di sana oleh satu partai dengan pasal 310 dan 311. Kami tekankan bahwa dalam pasal tersebut merupakan delik aduan individual. Tidak bisa partai atau organisasi. Ditambah lagi dengan pasal 156, itu sudah jelas golongan bukan partai," terangnya.

Saat ini, Alfian Tanjung dibawa Ke Mapolda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. Dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pihak Mapolda Jatim.

Alfian Tanjung merupakan terdakwa atas perkara dugaan ujaran kebencian atas ceramahnya di Masjid Mujahidin Surabaya, Jawa Timur pada awal 2017 lalu. Dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube itu menyinggung pemerintahan Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. 




(ALB)