Pengendara Tertib Berlalu Lintas Dapat Hadiah Cokelat

Nurul Hidayat    •    Selasa, 29 Nov 2016 18:30 WIB
lalu lintas
Pengendara Tertib Berlalu Lintas Dapat Hadiah Cokelat
Polisi menyapa warga dalam Operasi Zebra Semeru 2016 di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto memantau Operasi Zebra 2016 yang berlangsung di Pos Kota Satlantas Polres Jombang, Jawa Timur. Kapolres membagi sejumlah cokelat pada pengendara yang menjalani pemeriksaan dalam operasi di kawasan tersebut.

Sekira pukul 15.00 WIB, Selasa 29 November, Kapolres tiba di Pos Kota Satlantas. Setelah memantau kinerja anak buahnya, Kapolres mendekati warga yang menjalani pemeriksaan.

Kapolres kemudian mengambil tas berwarna dari seorang petugas. Ia mendekati pengendara yang tertib di lampu lalu lintas di sisi utara pos polisi. Beberapa batang cokelat pun diserahkan pada pengendara.


(Polisi menyapa anak-anak saat menggelar Operasi Zebra Semeru 2016 di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat)

"Cokelat diberikan kepada para pengendara yang tertib berkendara dan membawa surat kelengkapan serta alat keselamatan berkendara," kata Kapolres.

Seorang pria tersenyum menerima cokelat berbungkus kertas cokelat dari Kapolres. Kapolres mengingatkan pengendara sepeda motor itu untuk tertib berlalu lintas.

"Ya, Pak Polisi. Terima kasih juga cokelatnya," kata pria tersebut.

Menurut Kapolres, pengendara tersebut layak mendapat penghargaan. Sebab pengendara itu tidak melewati batas marka di lampu lalu lintas. Pengendara juga mengenakan helm berwarna putih dan berlogo SNI.

"Surat-surat kendaraannya juga lengkap," ungkap Kapolres.


(Polisi mengecek muatan truk dalam Operasi Zebra Semeru di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat)

Selain itu, Kapolres menindak pengendara yang masih saja melanggar lalu lintas. Misalnya truk bak terbuka yang mengangkut orang. Truk tersebut melintas di jalan protokol.

Angka kecelakaan menurun

Operasi Zebra Semeru 2016 berlangsung mulai 16 hingga 29 November. Selama dua pekan operasi, jumlah kecelakaan menurun.

"Hanya ada 14 kecelakaan lalu lintas, tiga orang meninggal. Dibanding periode yang sama di tahun lalu, angka kecelakaan menurun. Pada 2015, angka kecelakaan sebanyak 16 kejadian dengan 6 orang meninggal," ungkap Kapolres.

Namun, Kapolres menyayangkan masih banyak warga melanggar lalu lintas. Bahkan pada dua pekan terakhir, jumlah pelanggar lalu lintas sebanyak 3.591 orang.

Jumlah itu meningkat lebih dua kali lipat ketimbang 2015. Pada tahun lalu, jumlah pelanggar hanya .168 orang.

Kapolres beranggapan jumlah kendaraan yang bertambah banyak tidak dibarengi dengan peningkatan kesadaran warga tertib berlalu lintas.

"Mungkin masyarakat terlena, karena operasi ini bersifat simpatik," ujar Kapolres.


(RRN)