PT Waskita Kooperatif Terkait Penyelidikan Ambruknya Beton Kontruksi Tol

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 31 Oct 2017 11:25 WIB
kecelakaan kerja
PT Waskita Kooperatif Terkait Penyelidikan Ambruknya Beton Kontruksi Tol
Kepala Divisi IV PT Waskita Karya Fathur Rachman -- MTVN/Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Pasuruan: Kepala Divisi IV PT Waskita Karya Fathur Rachman menyatakan, pihaknya akan kooperatif terkait penyelidikan ambruknya beton konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Ia juga meminta warga setempat untuk sementara waktu tidak mendekat ke lokasi kecelakaan demi memudahkan penyelidikan polisi.

"Selain itu, lokasi juga masih rawan dan berbahaya," kata Fathur, Senin 30 Oktober 2017.

Fathur berharap, penyelidikan polisi segera tuntas sehingga pihaknya secepatnya dapat melanjutkan pengerjaan proyek. Untuk sementara, ia masih menunggu instruksi Kepolisian terkait pengerjaan proyek sesi pertama.

(Baca: Polisi Masih Selidiki Penyebab Beton Konstruksi Tol Ambruk)

Sambil menunggu proses penyidikan selesai, PT Waskita Karya melanjutkan proyek pengerjaan di sesi dua dan tiga. Pasalnya, seluruh proyek ditargetkan selesai pada 2018.

"Pengerjaan proyek sesi dua dan tiga berjalan 24 jam untuk mengejar target penyelsaian pada 2018," terangnya.

(Baca: Polisi Sebut Ambruknya Grider Tol Pasuruan Murni Kecelakaan)

Sebagai informasi, beton konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo ambruk pada Minggu 29 Oktober 2017. Akibatnya, satu pekerja tewas dan dua pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Insiden tersebut bermula saat pekerja melakukan pemasangan lima unit beton besar. Beton ke empat yang hendak dipasang tiba-tiba goyang dan bersentuhan dengan beton lainnya. Tak ayal, beton sepanjang 50 meter tersebut jatuh dan menimpa mobil pick up dan beberapa motor milik karyawan.


(NIN)