Cerita dan Asa Penyintas Puting Beliung Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 24 Nov 2017 13:53 WIB
puting beliung
Cerita dan Asa Penyintas Puting Beliung Sidoarjo
Warga memilah barang-barang mereka yang masih bisa terpakai setelah rumahnya diterjang puting beliung. Foto: Metrotvnews.com / Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Puluhan warga berbondong-bondong mendatangi warung gratis yang disediakan oleh Yayasan Broker Sedekah (YBS) di RT2/RW1 Desa Tambakrejo. Sejak pagi mereka rela mengantre.

Dua warung ditempatkan di sisi timur dan barat desa Tambak Rejo, kecamatan Waru Sidoarjo. Baik di sisi timur maupun di sisi barat desa. Warung-warung ini sengaja disediakan bagi mereka penyintas puting beliung Sidoarjo.

"Warung ini khusus kami sediakan bagi para korban puting beliung. Setidaknya bisa meringankan beban mereka," ungkap Pembina YBS Rina Nurijanto, Jumat, 24 November 2017.

Para korban puting beliung pun merasa bersyukur. Masih banyak masyarakat yang berniat membantu orang lain yang sedang tertimpa musibah

Di sisi lain, para korban berharap ada bantuan terpal atau alas pelindung atap. Sebagian besar dari korba masih memilih tinggal di rumah sendiri untuk mengamankan barang-barangnya. Walau 902 rumah terdata rusak.

"Hujan bisa saja turun. Kami yang masih tinggal dirumah sendiri harapannya bisa ada bantuan terpal untuk melindungi atap yang gentengnya runtuh. Agar enggak terkena hujan," kata Abidin, salah satu warga desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru.

Ada beberapa warga yang sudah mendapatkan bantuan terpal. Namun jumlah itu tak sebanding dengan kerusakan rumah warga yang ada.


(SUR)