Polisi Bekuk Kawanan Rampok di Jawa Timur

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 03 Oct 2017 22:15 WIB
perampokanpolisi
Polisi Bekuk Kawanan Rampok di Jawa Timur
Enam kawanan perampok di Jawa Timur dibekuk Polisi (Foto: MTVN/ Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Surabaya: Polda Jawa Timur menangkap enam kawanan pelaku perampokan PT. Gudang Garam di kawasan Ronggojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Keenam tersangka terpaksa dilumpuhkan, lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, AKBP Teguh Yuswardhie, enam tersangka yang ditangkap yakni; WG, NH, MY, SY, BK dan HR. Kawanan perampok tersebut dikenal licin dan sadis.

Menurut Teguh, keenam pelaku tak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan. "Rata-rata, korbannya mengalami luka-luka. Bahkan, pernah ada yang meninggal dulu," jelas Teguh, Selasa, 3 Oktober 2017.

Pihaknya mencontohkan kasus yang sama pada tahun 2016 di PT. Gudang Garam. Saat itu, keenam pelaku menyekap satpam dengan menggunakan lakban dan tangan terikat. Satpam yang berjumlah dua orang tersebut dihajar, dan ditodong menggunakan pistol jenis air softgun dan celurit.

"Setelah dilakukan seperti itu, Korban enggak bisa apa-apa. Mereka berhasil mengambil barang-barang yang ada di perusahaan. Seperti uang senilai Rp200 juta, televisi dan laptop," terangnya.

Menurut catatan kepolisian, kawanan perampok tersebut sudah melakukan aksi diberbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Kediri, Pasuruan dan diluar Jawa. Dari keenamnya, ada salah satu yang tertangkap di Papua.

"Mereka semua ditangkap ditempat berbeda. Bahkan yang tertangkap di Papua ini merupakan kaptennya," sambung Kepala Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Boby Tambunan.

Saat penangkapan, mereka sempat melakukan perlawanan. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan, namun tak diindahkan. Polisi terpaksa menembak kaki salah seorang pelaku dengan timah panas.

Adapun barang bukti yang disita oleh petugas yakni; 27 kendaraan bermotor, pistol jenis air soft gun, celurit, pisau penghabisan, linggis, lakban, tali rafia, tali tampar, dan karung yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan perampokan di wilayah Jawa Timur.


(DMR)