Anggota DPRD Kabupaten Malang masih Belum Terima Tunjangan Transportasi

Aditya Mahatva Yodha    •    Senin, 02 Oct 2017 18:26 WIB
dprd
Anggota DPRD Kabupaten Malang masih Belum Terima Tunjangan Transportasi
Ilustrasi anggota DPRD, Ant

Metrotvnews.com, Malang: Anggota DPRD Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengembalikan mobil dinas pada 31 Agustus 2017. Sejak itu pula mereka mengaku menggunakan dana pribadi untuk transportasi lantaran belum menerima tunjangan pengganti mobil dinas.

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Zia'ul Haq, mengaku belum menerima uang dari tunjangan transportasi. Sedianya, uang tersebut cair di awal September 2017. Namun sebulan berselang, Peraturan bupati mengenai besaran tunjangan transportasi anggota dewan juga belum terbit.

"Kami berharap bulan ini, besaran tunjangan transportasi sudah ditetapkan. Kami anggota dewan bisa segera mendapatkan hak kami," kata Zia'ul Haq ditemui di DPRD Kabupaten Malang, Senin 2 Oktober 2017.

Meski tak ada mobil dinas atau dana transportasi, lanjut Zia, kinerja anggota dewan tetap berjalan. Rata-rata, anggota dewan sudah memiliki mobil sendiri. Sehingga mereka menggunakan mobil dan dana pribadi untuk bekerja.

"Jadi keterlambatan penerbitan peraturan bupati tentang tunjangan transportasi tak berpengaru," ungkap Zia.

Anggota dewan, lanjut anggota Komisi A Bidang Hukum dan Perundang-undangan itu, tetap berkantor. Mereka juga mendatangi warga untuk menyerap aspirasi dan membahasnya di rapat komisi. 

Sekretaris DPRD Kabupaten Malang, Helijanti Koentari, mengatakan dewan mengusulkan besaran tunjangan transportasi antara Rp7,5 juta sampai dengan Rp10 juta. Namun Pemerintah Kabupaten masih mengonsultasikan pengajuan itu ke lembaga appraisal dan menyesuaikannya dengan keuangan daerah.

"Yang jelas tunjangan transportasi anggota DPRD Kabupaten Malang tidak boleh melebihi tunjangan transportasi anggota DPRD Provinsi Jatim," kata Helijanti.


(RRN)