Pakar Geologi Sebut 5 Wilayah Jatim Berpotensi Banjir Bandang

Amaluddin    •    Senin, 26 Sep 2016 13:49 WIB
banjir
Pakar Geologi Sebut 5 Wilayah Jatim Berpotensi Banjir Bandang
Foto ilustrasi: Sejumlah orang berada di lokasi bencana banjir di Desa Segulung, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, Jatim, Jumat (20/2). (Ant/Siswowidodo)

Metrotvnews.com, Surabaya: Lima daerah di Jawa Timur berpotensi mengalami banjir bandang dan longsor. Lima daerah itu adalah Kabupaten Mojokerto, Jombang, Jember, Pacitan, dan Magetan.

Potensi itu disampaikan pakar geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Amien Widodo. Hal itu diketahui setelah dia bersama timnya melakukan studi. Ribuan hektare lahan tanah di daerah-daerah tersebut menunjukkan adanya perubahan, alias banyak pohon dirobohkan.

"Tanah itu dipegang oleh akar-akar pohon. Kalau pohonnya hilang, otomatis akarnya juga hilang, sehingga tinggal menunggu pemicunya saja untuk longsor, yakni hujan," kata Amin, dikonfirmasi, Senin (26/9/2016).

Setelah hujan turun, kata Amin, maka akan ada pergerakan tanah, sehingga terjadi longsor. Kemudian tanah-tanah tersebut akan terbawa air hujan ke sungai. "Kalau masuk ke sungai tentu bisa menjadi banjir bandang. Artinya, potensi banjir bandang di daerah tersebut ada," katanya.

Potensi bencana banjir bandang itu diperkuat adanya peta rawan bencana yang disebarluaskan oleh Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) beberapa waktu lalu.

Amin pun menyarankan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) khususnya di lima daerah itu menyiapkan langkah antisipasi. Di antaranya, reboisasi, kemudian BPBD juga harus melihat langsung ke tempat-tempat yang mempunyai risiko bencana.

"Misalnya risiko longsor jatuh ke mana. Kalau menuju ke permukiman harus dilakukan antisipasi atau menuju ke tanah kosong yang dampaknya tidak begitu fatal," sarannya.


(SAN)