Pesantren di Jatim Diinstruksikan Melakukan Doa Bersama

Amaluddin    •    Jumat, 04 Nov 2016 17:12 WIB
unjuk rasa
Pesantren di Jatim Diinstruksikan Melakukan Doa Bersama
Aksi unjuk rasa di Jakarta. (Foto: MTVN/Nur Azizah)

Metrotvnews.com, Surabaya: Dua pondok pesantren di Jawa Timur menginstruksikan untuk menggelar doa bersama dengan membaca hizib nasor. Intruksi itu dikeluarkan oleh Ponpes Lirboyo (Kediri) dan Ponpes Sidogiri (Pasuruan) agar demo oleh ratusan ribu muslim di Jakarta berlangsung aman dan tertib. 

"Sebagian pondok ada yang gelar doa bersama, sebagian lagi berangkat ke Jakarta," kata Gus Ipul, di Surabaya, Jumat (4/11/2016).

Gus Ipul mengatakan, warga Jatim yang berangkat ke Jakarta untuk ikut demo sekitar 2.000 orang. Mereka ikut turun jalan dalam aksi tersebut.

"Selain berangkat ke Jakarta, ada juga yang ikut demo serupa di depan Mapolda Jatim," katanya.

Dia berharap seluruh wilayah Jatim tetap kondusif. Sebab, kata dia, sudah ada forum khusus antar kyai di Jatim, dan forum komunikasi umat beragama yang bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi.

"Kami tidak bisa melarang aksi yang digelar oleh warga, karena itu adalah hak konstitusional dan yang terpenting pesan dalam aksi itu telah tersampaikan kepada pemerintah. Dan massa itu harus ditemui," ujarnya.

Gus Ipul juga mengingatkan bahwa Ketua Umum PBNU telah melarang demonstranuntuk membawa spanduk atau bendera NU pada aksi tersebut.

"Kami dari pengurus NU merekomendasi tidak ikut, dan jika ada yang ikut tidak perlu membawa atribut atau spanduk NU," jelasnya.

Hizib nasor sudah tak asing di kalangan pesantren. Hizib merupakan kumpulan ayat, dzikir, wirid, maupun doa yang disusun oleh ulama salafush shalih, sedangkan Nasor sendiri bermakna pertolongan.



(MEL)