Ketinggian Banjir di Sampang Capai Semeter

Amaluddin    •    Senin, 24 Oct 2016 16:28 WIB
bencana banjir
Ketinggian Banjir di Sampang Capai Semeter
Warga menggunakan becak menerobos banjir di Sampang, September 2016, Ant - Saiful Bahri

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketinggian banjir yang merendam lima desa dan dua kelurahan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus meningkat. Hingga pukul 12.00 WIB, ketinggian air mencapai semeter.

"Puncaknya tadi jam 11.00 WIB, luapan air Kali Kamoning meluber ke ruas jalan dan pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Sudarmawan, dikonfirmasi, Senin (24/10/2016).

Menurut Darmawan, ketinggian air di lima desa dan dua kelurahan tertinggi terjadi di Desa Kamoning dengan ketinggian 50-100 cm. Kemudian Desa Pasean 40-60 cm, Desa Tanggumung 40-50 cm, Desa Panggung 20-50 cm, dan Desa Gunung Maddah sekitar 40 hingga 70 cm.

"Banjir juga menggenangi Kelurahan Dalpenang, antara lain di Jalan Melati, Mawar, Suhadak, Imam Bonjol, dengan ketinggian genangan air mencapai 20 hingga 50 cm," urainya.

Sementara jalur utama yang menghubungkan pusat kota Kabupaten Sampang menuju Kecamatan Omben dan Kabupaten Pamekasan hingga saat ini masih ditutup. Sehingga dari Pamekasan menuju Sampang dialihkan ke Jalan Syamsul Arifin.

"Air sulit surut karena kondisi air laut pasang. Kami prediksi air mulai surut sekitar jam 18.00 WIB hingga 19.00 WIB," tandasnya.

Banjir melanda Kabupaten Sampang setelah diguyur hujan sejak Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Air makin deras pada pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Banjir yang terjadi di kota Bahari ini akibat luapan Kalikemuning yang tidak mampu menampung volume air.

Sepanjang tahun ini, banjir melanda Kota Sampang. Sepanjang Oktober, wilayah yang berada di Pulau Madura itu telah dua kali direndam banjir. Banjir juga melanda pada September lalu. Banjir pada Januari dan April juga menambah panjang catatan banjir di wilayah ini.


(RRN)