464 Warga Jombang Meninggal karena HIV/AIDS

Nurul Hidayat    •    Selasa, 29 Nov 2016 11:42 WIB
aids
464 Warga Jombang Meninggal karena HIV/AIDS
Sekretaris Komisi Penanggulangan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jombang, Mulya. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Sepanjang 1999-2016, terdapat 1.002 kasus human immunodeficiency virus (HIV) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dari jumlah itu, sekitar 46 persen atau 464 penyandang HIV/AIDS meninggal.

Sekretaris Komisi Penanggulangan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jombang, Mulya, menjelaskan, ada tiga kelompok populasi tertinggi dalam penyebaran virus HIV di Jombang.

"Melalui hubungan seksual yang tertingi yakni mencapai 85,43 persen, sedangkan dua populasi pendukungnya yakni penularan dari ibu ke anak serta pemakaian narkoba suntik," ujarnya saat ditemui Metrotvnews.com, di kantornya, Selasa (29/11/2016).

Mulya menambahkan, dalam lima tahun terakir, penderita HIV di Jombang tidak mengalami kenaikan signifikan. Dalam periode Januari-Desember 2015 ditemukan 168 kasus baru. 

"Sedangkan hingga Juli 2016, baru 115 kasus baru yang ditemukan, jadi secara rata-rata setiap tahun kemungkinan besar masih berkisar diangka 150 kasus," imbuhnya.

Dalam upaya pencegahan, Mulya menjelaskan pihaknya terus melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok risiko tinggi dalam penyebaran virus HIV/Aids. Di antaranya, wanita pekerja seks, waria dan gay.


(SAN)