Sebut Habib Husin Syiah, Kader FPI Pamekasan Minta Maaf

   •    Jumat, 30 Nov 2018 13:00 WIB
pemilukadaujaran kebencian
Sebut Habib Husin Syiah, Kader FPI Pamekasan Minta Maaf
Tokoh FPI Pamekasan Husein Abdul Kadir Baagil (kiri) menyerahkan surat pernyataan meminta maaf karena telah menyebut Habib Husin Shahab mengaut mazhab Syiah.

Jakarta: Tokoh FPI Pamekasan Husein Abdul Kadir Baagil meminta maaf karena telah menyebut Habib Husin Shahab mengaut mazhab Syiah. Pertemuan dan permintaan maaf dilakukan di Polres Pamekasan, Madura, Kamis, 29 November 2018.
 
Habib Husin menegaskan madzhabnya adalah ahlussunnah wal Jamaah. Dirinya menyayangkan tindakan Husein Abdul Kadir Baagil yang meyebarkan fitnah terkait keyakinan seseorang.
 
Namun, pihaknya telah memaafkan dan menghentikan proses hukum kepada Husein Abdul Kadir Baagil “Saya laporkan pada tanggal 21 November lalu. Husein Baagil menyebarkan isu bahwa saya Syiah," kata Habib Husin Shahab dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 November 2018.

Habib Husin Shahab menceritakan, saat dipertemukan di Polres Pamekasan, Husein Abdul Kadir Baagil langsung minta maaf. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang merugikan orang lain itu.
 
Hal itu tertuang dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh kedua pihak, dan disaksikan Kasat Intel Polres Pamekasan beserta jajaran petugas.
 
“Mediasi disaksikan Kasat Intel Polres Pamekasan Madura. Husein Baagil menyatakan minta maaf dan berjanji tidak mengulanginya," kata Habib Husin.

Baca: Jokowi Ingatkan Penyebar Fitnah Bakal Ditindak

Seperti diketahui, Habib Husin Shahab diserang stelah dirinya mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Madura dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meski begitu, dirinya mengaku tidak melanjutkan proses laporannya. Dirinya tak ingin permasalahan itu melebar dan menimbulkan perpecahan.
 
“Saya tidak ingin ada perpecahan. Walau pun saya dituduh Syiah, dicaci dan diberitakan macam-macam, saya tetap tidak ingin menjebloskan orang-orang tersebut ke dalam penjara cuma gara-gara perbedaan pilihan politik. Toh nanti mereka juga bisa menilai sejauh mana pengabdian pada masyarakat," ujarnya.
 
Habib Husin Shahab mengatakan, dirinya maju sebagai caleg lewat PSI untuk membangun kesadaran masyarakat agar berpolitik secara sehat. Selain itu, dia ingin pemerintahan yang bersih dari korupsi, serta hilangnya diskriminasi terhadap kaum minoritas.




(FZN)