Petugas Langsung Menyisir Sampah Penyebab Banjir

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 11 Dec 2018 15:23 WIB
bencana banjir
Petugas Langsung Menyisir Sampah Penyebab Banjir
Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang membersihkan sampah penyebab banjir, Selasa, 11 Desember 2018. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq.

Malang: Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang langsung menindaklanjuti penyebab banjir. Normalisasi atau pembersihan sampah dilakukan pasca banjir mengguyur sejumlah titik di Kota Malang pada Senin, 10 Desember 2018.

"Pagi sehabis apel, satgas PUPR melakukan pembersihan di Rumah Makan Ringin Asri dengan membawa satu dump truk dan penanganan darurat ke Jalan Candi Mendut IV," kata Kassubag Humas Pemkot Malang, Nur Widoanto, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 11 Desember 2018.

Baca: Hujan Deras, Sejumlah Titik di Malang Banjir

Normalisasi dilakukan dengan membersihkan tumpukan sampah di sekitaran Rumah Makan Ringin Asri dan Jalan Candi Mendut. Menurut pantauan Medcom.id, banjir di Rumah Makan Ringin Asri mencapai sekitar 100 centimeter.

Sedangkan, Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku telah memerintahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Malang untuk bergerak cepat dengan segenap potensi yang dimiliki. Diakuinya peristiwa tersebut akibat cuaca yang ekstrim.

"Cuaca ekstrim kita tidak tahu datangnya, dan juga melanda beberapa daerah lainnya di Indonesia. Namun demikian atas nama Pemerintah Daerah saya sampaikan permohonan maaf kepada segenap warga yang terdampak," ungkap Sutiaji.

Sutiaji menambahkan penanggulangan musibah banjir bakal menjadi pekerjaan rumah utama bagi Pemkot Malang. Pihaknya pun kini tengah berupaya melakukan langkah awal memetakan dan mendata titik kejadian banjir.

"Banjir disebabkan oleh dampak tidak ditutupnya DAM air di kawasan Tegalgondo sehingga debit air sungai tidak menampung dan menggelontor ke bawah. Hal lain adalah sampah-sampah yang mengganggu saluran air dan jumlahnya tidak main-main. Saya telah perintahkan untuk tangani itu semua," pungkas Sutiaji.


(DEN)