Guru di Bawah Kemenag akan Dapat Tunjangan Profesi

Amaluddin    •    Senin, 26 Nov 2018 12:51 WIB
hari guru
Guru di Bawah Kemenag akan Dapat Tunjangan Profesi
Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada puncak peringatan Hari Guru dan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018, di Dyandra Convention Hall, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu malam, 25 November 2018. Medcom.id

Surabaya: Kementerian Agama (Kemenag) RI menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk meningkatkan kesejahteraan guru di bawah naungannya. Anggaran itu merupakan tunjangan profesi bagi 557.336 guru yang tersebar di seluruh Tanah Air.

"Tunjangan profesi guru ini terbagi dalam enam klasifikasi. Alhmdulillah, berkat bantuan banyak pihak bisa mengesahkan Rancangan APBN 2019 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru-guru," kata Lukman, di Surabaya, Minggu malam, 25 November 2018.

Enam klasifikasi itu, rinciannya adalah guru untuk kategori PNS tersertifikasi sekitar 118.983 guru yang kemudian dialokasikan anggaran sekitar Rp5,06 triliun. Kedua guru non-PNS yang sudah penyesuaian (inpassing), atau setara kategori 2B sekitar 90.704 guru, dengan anggaran sekitar Rp2,98 triliun.

Ketiga, guru non-PNS yang belum "inpassing" atau kategori 3B sekitar 101.484 guru dengan alokasi dana Rp1,82 triliun. Keempat untuk guru yang tinggal di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau setara kategori 4B sekitar 4.500 guru dengan anggaran Rp72,9 miliar.

Kelima, guru non-PNS yang belum penyesuaian dan belum tersertifikasi atau kategori 5B sebanyak 241.665 guru dengan total anggaran Rp900 miliar. Keenam guru PNS, baik yang belum sertifikasi maupun sudah sertifikasi.

"Bagi yang belum bersertifikasi akan mendapatkan tunjangan seratus persen dari grading-nya. Bagi yang sudah disertifikasi maka dia memperoleh haknya sebesar selisih tunjangan kinerja dari tunjangan profesi gurunya," katanya. 

Kata Lukman, enam kategori tunjangan guru itu akan direalisasikan secara bertahap mulai tahun 2019 mendatang. "Tapi ada beberapa Provinsi sudah mulai merealisasikan Desember nanti, yang memiliki anggaran untuk kepentingan ini. Tapi yang jelas, tunjangan profesi guru ini harus direalisasikan tahun depan (2019)," kata Lukman.



(ALB)