Tak Ada Peserta Aksi 299 dari Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 28 Sep 2017 19:57 WIB
uu ormas
Tak Ada Peserta Aksi 299 dari Sidoarjo
Pengunjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2/2017 tentang ormas. FOTO: ANTARA /Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Polres Sidoarjo memastikan tidak ada pergerakan massa dari untuk mengikuti aksi 299 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat, 29 September 2017 besok.

"Nihil, sudah satu Minggu ini kami melaksanakan Pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) bersama seluruh satuan fungsi opsnal dan Polsek Jajaran," ungkap Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Eddy Santoso saat dikonfirmasi, Kamis, 28 September 2017.

Aksi ini digelar alumni 212. Aksi sebagai bentuk penolakan ke Perppu Ormas menjadi Undang-Undang dan penolakan terhadap PKI.

Pihaknya juga melakukan pendataan dengan disertai dokumentasi. Selain itu, Polres Sidoarjo juga akan melakukan langkah antisipasi dengan melaksanakan giat penyekatan di stasiun Kereta Api Sidoarjo dan Terminal Purabaya, Surabaya (Bungurasih).

"Harapan kami, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita bohong yang beredar di media sosial," katanya.

(Baca: Polres Malang tak Mendeteksi Pergerakan Massa 299)

Dai meminta agar masyarakat menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berjalan soal Perppu Ormas ini. Saat ini, aturan tersebu masih diuji materi di Mahkamah Konstitusi

"Sedangkan untuk isu komunis yang sudah beredar dikalangan masyarakat, harapan kami masyarakat tidak mudah terpancing emosinya," tandasnya.

Tak banyak

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, mengakui ada beberapa warga yang turut serta dalam Aksi 299 di Jakarta. Namun jumlahnya sedikit.

"Sedikit. Hanya 45 sampai 75 orang," jawabnya singkat.

Polda Jawa Timur menerjunkan kurang lebih sekitar 500 personil Brimob Ke Jakarta. Hal itu sesuai surat telegram Mabes Polri.

 


(SUR)