Pengendara Diminta tak 'Ngebut' di Enam Titik di Sumenep

Rahmatullah    •    Jumat, 16 Jun 2017 17:05 WIB
lalu lintas
Pengendara Diminta tak 'Ngebut' di Enam Titik di Sumenep
Razia kendaraan di Sumenep, MTVN - Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Polres Sumenep, Jawa Timur, memetakan lokasi rawan kecelakaan di enam titik. Polisi pun meminta pengendara mengurangi laju kendaraan saat melintasi enam lokasi itu.

Kepala Satlantas Polres Sumenep AKP Eka Anggriana menyebutkan enam lokasi yaitu Pelabuhan Kalianget, Desa Tanjung (Kecamatan Sronggi), Desa Prenduan (Kecamatan Pragaan), Desa Semaan (Kecamatan Dasuk), Desa Lombang (Kecamatan Batang-batang), dan wilayah Kecamatan Dungkek. Lokasi tersebut padat kendaraan sehingga berpotensi tabrakan.

"Tidak usah buru-buru berkendara. Keselamatan paling utama," terang Eka di Sumenep, Jumat 16 Juni 2017.

Eka menuturkan polisi sudah membangun pos pantau di lokasi rawan kecelakaan. Selain untuk menekan kecelakaan dan macet, pos itu juga untuk mengantisipasi aksi kriminalitas. Sehingga masyarakat yang hendak mudik maupun balik merasa nyaman.

Selain pos pantau, polisi juga membangun pos pelayanan di depan Masjid Jamik Sumenep. Pengendara yang merasa letih saat berkendara, bisa istirahat sejenak di pos tersebut.

Eka berharap warga memerhatikan kondisi badan sebelum mudik atau balik, sehingga bisa fokus dalam perjalanan dan terhindar dari kecelakaan.
 
Sementara berdasarkan pemetaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, terdapat empat titik yang berpotensi macet, di antaranya di jalan raya Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan. Di jalan penghubung ke Kabupaten Pamekasan itu terdapat pekerjaan pembangunan jembatan yang belum rampung.
 
Tiga titik rawan macet lainnya adalah di pasar tumpah Kecamatan Pragaan, pasar tumpah Kecamatan Bluto dan pasar tumpah Kecamatan Saronggi.
 
“Kami bangun pos di titik-titik tersebut untuk mengurai kemacetan,” terang Kepala Dishub Kabupaten Sumenep, Sustono.


(RRN)