Pilgub Jatim 2018

La Nyalla Dapat Restu Maju ke Pilgub Jatim 2018

   •    Selasa, 20 Jun 2017 13:50 WIB
pilkada 2018
La Nyalla Dapat Restu Maju ke Pilgub Jatim 2018
La Nyalla Mattalitti (kedua kiri) berfoto bersama Gus Ipul (kedua kanan) dan Pengasuh Ponpes Salafi yah KH Idris Hamid (kiri) di Tuban, MI - Abdus Syukur

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Gerindra tak sepakat dengan wacana calon tunggal dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Lantaran itu, Gerindra mendukung Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim La Nyalla M Mattalitti maju dalam Pilgub.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, provinsi sebesar Jatim tak tepat bila hanya memiliki satu pasangan calon dalam Pilgub. Gerindra, lanjut Ferry, menawarkan alternatif.

"Ada yang salah kalau Jatim hanya mengusung calon tunggal," jelas Ferry dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa 20 Juni 2017.

Hingga berita ini ditulis, baru nama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul muncul sebagai calon gubernur Jatim. Gus Ipul mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB pun menjalin komunikasi dengan partai lain untuk mendukung Gus Ipul.

Gerindra menghormati semangat La Nyalla untuk maju dalam Pilgub Jatim. Ferry menilai La Nyalla memiliki keberanian untuk mengabdi pada masyarakat. Sehingga masyarakat tak terpaku pada satu calon.

“Sosok La Nyalla sendiri, bagi Gerindra bukan orang lain. Jasa beliau ini terhadap Prabowo saat Pemilu Presiden itu luar biasa besar,” ungkap Ferry yang menghadiri acara buka puasa bersama di Kantor Kadin Jatim di Kota Surabaya.

La Nyalla dikenal cukup dekat dengan Prabowo Subianto. Saat Pilpres 2009, La Nyalla turut membantu pemenangan pasangan Megawati-Prabowo (Mega-Pro). Kemudian Pilpres 2014, La Nyalla juga ikut andil mendulang suara untuk pasangan Prabowo-Hatta. 

“Oleh karena itu, saya datang ke sini gantian untuk memberi dukungan moril kepada Pak La Nyalla. Amanat Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra) kepada kita, pesannya selalu jangan lupa terhadap jasa dan kebaikan orang yang telah membantu kita. Jadi saya ke sini sengaja hadir untuk menguatkan dukungan Gerindra untuk Pak La Nyalla,” papar Ferry.

DPP Partai Gerindra, lanjut Ferry, mempelajari kepemimpinan Soekarwo-Saifullah Yusuf selama dua periode atau 10 tahun di Pemerintah Provinsi Jatim. Ferry menilai pasangan tersebut berhasil dalam penanganan listrik, pendidikan, dan kesehatan.

Namun hasil survei menyebutkan, Jawa Timur sekarang dan ke depan, ada masalah yang serius.
 Pertama adalah masalah pengendalian harga kebutuhan pokok karena ternyata inflasinya tinggi bahkan tidak terkendali. Harga kebutuhan pokok masih tinggi sementara daya beli masyarakat turun.

Yang kedua, rakyat Jatim butuh ketersediaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. “Dua masalah besar di Jawa Timur ini, menurut saya perlu sosok pak La Nyalla yang punya pengetahuan tentang ekonomi dari hulu hingga hilir," tutur Ferry.



(RRN)