Pelayaran di Sumenep Lumpuh Total

Rahmatullah    •    Jumat, 14 Jul 2017 15:38 WIB
kapaltransportasi laut
Pelayaran di Sumenep Lumpuh Total
Penumpang KM Sabuk Nusantara 27 saat keluar kapal – MTVN/ Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Aktivitas transportasi laut di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, lumpuh total. Saat ini ombak di perairan hampir mencapai 4 meter. 

Di Pelabuhan Kalianget Kapal KM Sabuk Nusantara 27 dan KM Dharma Bakti Sumekar 1 terpaksa menunda pelayaran. Dua kapal yang bersandar ini akan melayani tujuan Pulau Sapeken dan Kangean.
 
Pantauan di lapangan, ratusan penumpang kapal perintis KM Sabuk Nusantara 27 terpaksa turun dari kapal. Mereka juga terlihat membawa keluar barang bawaan. Bahkan puluhan ekor ayam yang akan diangkut kapal juga terpaksa diturunkan, karena khawatir tidak tahan panas jika dibiarkan di atas kapal.
 
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kesyanbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Ferry Agus Satrio, menyebut semua pelayaran ditunda karena cuaca perairan sedang ekstrem. Ketinggian ombak yang hampir mencapai 4 meter diperkirakan berlangsung selama 2 hari ini.
 
“Untuk keselamatan dan keamanan berlayar, maka semua jadwal pelayaran ditunda. Kemungkinan cuaca normal kembali pada hari Sabtu,” terang Ferry.
 
Hari ini, kata dia, ada dua kapal yang punya jadwal pelayaran, yaitu Kapal KM Sabuk Nusantara 27 dan Dharma Bakti Sumekar 1. Sementara besok yang akan berlayar adalah Kapal Express Bahari. Tapi semua jadwal pelayaran kapal tersebut ditunda. Pelayaran akan diizinkan jika cuaca kembali membaik.
 
Ferry mengaku mendapatkan informasi cuaca ekstrem setelah ratusan penumpang masuk kapal. Saat mengetahui informasi tersebut, dia langsung meminta penumpang yang masih di bawah tidak naik kapal.
 
Sementara Atrawi, penumpang asal Pulau Sapeken, mengaku tidak keberatan atas penundaan jadwal pelayaran kapal, karena penundaan tersebut untuk keselamatan dan keamanan penumpang. Dia berencana akan bermalam di rumah kontrakan kerabat di wilayah Kecamatan Kota.
 
“Informasinya, kapal akan berangkat hari Minggu ini,” tuturnya.
(ALB)