Ada 1.500 Warga Daftar Umrah Melalui First Travel Surabaya

Amaluddin    •    Jumat, 11 Aug 2017 19:33 WIB
ibadah umrah
Ada 1.500 Warga Daftar Umrah Melalui First Travel Surabaya
Kantor Wardani Travel, nama baru First Travel, di Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Nasib 1.500 orang yang mendaftar paket umrah promo melalui Firts Travel di Surabaya, Jawa Timur, tak jelas. Proses pencairan dana jemaah dari First Travel di Jakarta pun belum ada informasi.

"Sedianya 1.500 orang itu akan berangkat umroh sekitar bulan Mei-Juni lalu. Tapi karena ada kendala akhirnya ditunda, karena dananya dari Firs Travel pusat sampai saat ini belum cair," kata Budi, pegawai First Travel, ditemui di depan kantor Wardani Travel di Jalan Raya Margorejo, Surabaya, Jumat 11 Agustus 2017.

Wardani Travel merupakan nama baru First Travel. Penggantian nama dilakukan setelah First Travel terlilit masalah dugaan penipuan.

Budi mengaku belum mengetahui pasti kenapa dana tersebut belum cair. Ia juga tidak tahu bagaimana nasib ribuan jemaah tersebut kedepannya. 

Namun, kata dia, Firs Travel pusat berjanji akan mengembalikan dana milik para jemaah. "Sesuai SK dari Firs Travel pusat, dana para jemaah yang telah mendaftar akan dikembalikan utuh 100 persen," kata pria yang akrab disapa Boy itu.

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan dua orang pemilik First Travel sebagai tersangka, yaitu Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Keduanya merupakan pasangan suami istri.

Kasus ini mencuat setelah jemaah umrah melaporkan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan sebagai pemilik First Travel ke Bareskrim pada Jumat 4 Agustus 2017. 

Mereka mengaku kecewa karena First Travel tak kunjung memastikan tanggal keberangkatan ke Tanah Suci. Padahal, mereka telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah ke First Travel sejak 2015 lalu.


(RRN)