Sidak OMKA di Malang Menemukan Banyak Produk tidak Sesuai Ketentuan

Aditya Mahatva Yodha    •    Rabu, 14 Jun 2017 13:07 WIB
sidak
Sidak OMKA di Malang Menemukan Banyak Produk tidak Sesuai Ketentuan
Razia OMKA di Giant Supermarket Jalan Raya Karanglo, Malang, Jawa Timur -- MTVN/Aditya Mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada produk obat, makanan, alat kesehatan, dan kosmetika (OMKA) di berbagai toko dan swalayan. Sidak dilakukan untuk mengantisipasi peredaran OMKA yang tidak layak konsumsi jelang Lebaran.

Razia diawali dengan mendatangi Giant supermarket di Karanglo Singosari Kabupaten Malang. Hasilnya, ditemukan popok bayi dari beberapa merek yang kemasannya rusak. Ada juga botol untuk bayi yang tidak ada label BPA Free, produk susu segar dan minuman larutan penyegar yang kemasannya sudah penyok, serta permen yang tidak ada tanggal expirednya.

Selain itu, ditemukan produk sabun cair yang kode produksinya sudah lama. Ada lagi produk repacking yang tidak memenuhi standar syarat kemasan karena tidak ada tanggal kadaluarsa dan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

"Kami akan menempel stiker untuk produk-produk yang aman. Sementara, yang tidak sesuai SOP (standard operating procedure) diminta tidak dipajang di rak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Abdurachman usai melakukan sidak di Jalan Raya Karanglo, Singosari, Malang, Jawa Timur, Rabu 14 Juni 2017.

Abdurachman juga meminta masyarakat aktif melaporkan jika ada produk kedaluwarsa serta tidak berizin. "Kita menampung aspirasi masyarakat untuk menindaklanjuti laporannya jika ada pasar atau toko yang menjual produk kedaluwarsa, kemasan rusak, maupun produk yang tidak memiliki izin sah," imbuhnya.

Wakil Kepala Polres Malang Kompol Decky Hermansyah yang ikut dalam razia mengatakan, pihaknya akan memberikan peringatan kepada penjual dan supervisor. "Supervisor dan penjual harus selalu mengawasi setiap harinya, biar tahu mana barang yang kedaluwarsa dan tidak, serta melihat produk sesuai dengan SOP atau tidak," katanya.


(NIN)