Ibu Balita Korban Bom Pasuruan Dilarang Menjenguk

Antara    •    Selasa, 10 Jul 2018 17:09 WIB
Bom di Pasuruan
Ibu Balita Korban Bom Pasuruan Dilarang Menjenguk
Jalan menuju lokasi ledakam bom di lingkungan Gajah, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jatim, ditandai garis polisi. (Foto: MI/Abdus Syukur)

Surabaya: Balita korban ledakan bom di Pasuruan, Jawa Timur, masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jawa Timur. Kondisi anak dari pelaku bom tersebut membaik.

Meski membaik, ibu dari balita tersebut masih belum diizinkan menemui anaknya. "Selama ini sudah ada nenek dari balita yang sering menjenguk. Neneknya sering nengok cuma tidak pernah menginap," kata Direktorat Reskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo di Mapolda Jatim, Gayungan, Wonocolo, Selasa, 10 Juli  2018.

Usia bocah yang menjadi korban ledakan bom kurang lebih 3 tahun. Ledakan itu mengakibatkan luka bakar di wajah, juga luka sobek di kaki.

Saat dievakuasi, sang ibu tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim. Ayahnya, Abdullah, pun tak menemani, lantaran kabur setelah bom meledak di rumahnya dan melukai putranya.

Sementara kini, pendampingan terhadap bocah laki-laki itu masih dilakukan Pemprov Jatim. Biaya perawatan ditanggung pemerintah.

Baca: Identitas Pemilik Bom Pasuruan Disebar


(LDS)