Kapolri: Pengebom di Surabaya dan Sidoarjo Satu Keluarga

Amaluddin    •    Senin, 14 May 2018 14:42 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
Kapolri: Pengebom di Surabaya dan Sidoarjo Satu Keluarga
Kapolri Jenderal Tito Jarnavian. Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Kapolri Jendral Tito Karnavian menyatakan pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo masih satu keluarga. Kejadian di Sidoarjo merupakan aksi dari jaringan Dita Oepriarto aktor utama bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

"Jadi kejadian tadi malam di rusunawa Sidoarjo itu pelaku satu keluarga, yakni Anton," kata Tito, di Media Center Polda Jatim, Surabaya, Senin, 14 Mei 2018.

Menurut Tito, Anton merupakan teman dekat Dita. Akibat ledakan di rusunawa Sidoarjo semalam, sebanyak tiga orang meninggal yaitu Anton, istri dan anaknya.

"Anton ini pernah bersama Dita berkunjung ke napi teroris di Tulungagung. Mereka adalah sahabat di kelompok JAD (Jamaah Ansharud Daulah)," katanya.

Menurut Kapolri, aksi berantai ini merupakan bentuk pembalasan pascaditangkapnya pimpinan mereka. "Di Jatim yang paling bereaksi adalah JAD Surabaya yang dipimpin Dita ini," ujarnya.

Baca: Terduga Pelaku Terdiri dari Bapak, Ibu, dan 4 Anak


Kondisi Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, setelah ledakan terjadi pada pukul 08.50 WIB, Senin, 13 Mei 2018. Foto: Istimewa

Terduga pelaku peledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur diduga kuat berasal dari satu keluarga. Dita Oepriarto, selaku ayah, meledakkan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya dengan menggunakan mobil Avanza.

Sebelum melakukan aksi bom bunuh diri, lanjut Tito, Dita terlebih dahulu mengantar istrinya bernama Puji Kuswati, dan kedua orang putrinya bernama Fadila Sari, 12, dan Vamela Riskika, 9, ke GKI di Jalan Diponegoro.

Kemudian pelaku bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, dilakukan oleh dua orang laki-laki yang merupakan putra dari Dita dan Puji. Keduanya bernama Yusuf Fadil, 18, dan Firman Halim, 16.

Empat pelaku peledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, merupakan satu keluarga. Pelaku juga membawa satu bocah perempuan dalam aksinya.

Baca: Anak dari Keluarga Terduga Pengebom Mapolrestabes Surabaya Selamat

 


(SUR)