Bupati Jombang Tegaskan tak Ada Warganya yang ke Jakarta

Amaluddin, Nurul Hidayat    •    Kamis, 24 Nov 2016 16:13 WIB
unjuk rasa
Bupati Jombang Tegaskan tak Ada Warganya yang ke Jakarta
Aksi bela Islam di Jakarta, 4 November, MI - Agung Wibowo

Metrotvnews.com, Jombang: Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menegaskan tak ada warganya yang berangkat menuju Jakarta. Ia menyatakan itu setelah bersilaturahmi dengan tokoh agama agar membendung pergerakan massa terkait aksi 25 November dan 2 Desember.

"Mudah-mudahan tidak ada yang berangkat ke Jakarta. Kami sudah bersilaturahmi agar segenap pihak menjunjung tinggi nilai cinta tanah air," kata Bupati di Alun-alun Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (24/11/2016).

Sementara itu ribuan orang mengatasnamakan diri sebagai Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim mengatakan akan mengikuti aksi pada 2 Desember di Jakarta. Agenda aksi yaitu Bela Islam Jilid III.

Sebelum berangkat ke Jakarta, mereka akan mengikuti Tablig Akbar di Masjid Al Falah Surabaya. Acara itu digelar pada Minggu 27 November.

"Tablig akbar menjadi wadah silaturahim umat Islam," kata Sekretaris GUIB Jatim Ustaz Muhammad Yunus.

Gubernur Jatim Soekarwo mempersilakan warganya mengikuti aksi tersebut. Ia mengaku tak berwenang melarang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Asalkan, kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu, aksi tersebut tak mengganggu orang banyak. Demonstran harus tertib.

"Kalau sampai menutup jalan ya itu mengganggu ketertiban umum. Itu yang tidak boleh," kata Pakde Karwo.

Aksi 25 November dan 2 Desember merupakan lanjutan dari unjuk rasa pada 4 November. Agenda aksi yaitu menuntut penegakan hukum terkait dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hingga berita ini dimuat, Polda Metro Jaya belum menerima surat izin demonstrasi 25 November dan 2 Desember. Meski demikian, Polri menyatakan akan tetap berjaga menghadapi kemungkinan terburuk di dua aksi tersebut.

Berikut videonya: 
 



(RRN)