Gempa Situbondo

Cerita Warga Bawean Rasakan Guncangan saat Tidur

Amaluddin    •    Kamis, 11 Oct 2018 15:20 WIB
Gempa Situbondo
Cerita Warga Bawean Rasakan Guncangan saat Tidur
Ilustrasi gempa, Medcom.id - M Rizal

Surabaya: Guncangan gempa dirasakan sebagian warga di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Jarak antara Bawean dengan Situbondo kurang lebih 270 Km.

Gempa berkekuatan 6,3 SR terjadi sekitar pukul 01.44 WIB, Kamis, 11 Oktober 2018. Beberapa warga panik saat merasakan getaran.

"Kami bersama keluarga sempat panik, karena getaran gempa di Situbondo terasa hingga ke Bawean," kata Firman Akbar Muzanni, warga Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik.

Firman mengaku merasakan gempa dini hari tadi. Getaran terasa saat warga tidur pulas.

Baca: Guncangan Gempa Dirasakan di 22 Kabupaten dan Kota

"Saat terjadi getaran, kami sekeluarga langsung ke luar rumah, menjauh dari bangunan," ujar bapak satu anak itu.

Halwiyati, warga Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, juga merasakan hal serupa. Ia mengaku terkejut saat mendengar teriakan para tetangganya agar segera keluar rumah, karena ada getaran.

"Saat itu saya tidur, tapi karena ada tetangga yang memanggil-manggil agar segera keluar rumah, akhirnya saya langsung terbangun dan bergegas keluar rumah," kata Mak Titi, sapaan akrabnya.

Mak Titi terkejut warga setempat sudah berkerumun berada di luar rumah masing-masing. Mereka khawatir getaran gempa membuat rumah runtuh. 

"Setelah keluar rumah, ternyata sudah banyak orang keluar rumah," kata ibu dua anak itu.

Meski terjadi getaran, Firman dan Mak Titi mengaku tidak ada bangunan dan pemukiman penduduk yang rusak. Getaran itu dirasakan sangat cepat sekitar dua detik. 





(RRN)